Image

RI Butuh USD70 Miliar per Tahun untuk Bangun Infrastruktur

Dedy Afrianto, Jurnalis · Selasa 21 Maret 2017, 13:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 03 21 20 1648124 ri-butuh-usd70-miliar-per-tahun-untuk-bangun-infrastruktur-KJmfcO7WpV.jpg (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah tengah mempercepat pembangunan infrastuktur pada berbagai daerah. Hanya saja, pembangunan ini membutuhkan biaya yang sangat besar.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Wismana Adi Suryabrata mengatakan, Indonesia butuh dana sekira USD70 miliar per tahun untuk bangun infrastruktur. Adapun gap dana yang dibutuhkan mencapai USD50 miliar per tahun.

"USD70 miliar itu basline, atau USD74 milair ketika perhitungkan climate change. Angka-angka itu mirip dengan perkiraan pemerintah Rp4.800 triliun kebutuhan infrastruktur atau angka USD73 miliar," ujarnya di Hotel Grand Hyatt kepada awak media, Jakarta, Selasa (20/3/2017).

Pemerintah pun harus mencari dana untuk mencukupi kebutuhan anggaran ini. Salah satunya adalah dengan menggandeng pihak swasta.

"Rasanya tak mungkin gap ditutup hanya dari pinjaman pemerintah, private sector diperlihatkan gimana didorong, proyeknya dilakukan dan pengembangan atau capital dan financial market," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Vice President Asian Development Bank (ADB) Bambang Susantono. Menurutnya, pinjaman dana dari perbankan juga belum mencukupi kebutuhan pembangunan pada daerah Asia. Untuk itu, kerjasama dengan pihak swasta pun masih harus dilakukan oleh pemerintah.

"Karena kebutuhan infrastruktur sangat besar. Dan enggak mungkin, kalaupun semua bank pembangunan dikumpulkan tetap tak bisa biayai, harus ada private sector. Semua bank dikumpulkan hanya 2,5% dari seluruh kebutuhan infrastruktur. Exclude China mungkin bisa 10% lah," tuturnya.

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini