Image

Siap Berkembang Pesat, Asia Butuh Investasi USD1,7 Triliun per Tahun

Dedy Afrianto, Jurnalis · Selasa 21 Maret 2017, 10:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 03 21 320 1647964 siap-berkembang-pesat-asia-butuh-investasi-usd1-7-triliun-per-tahun-rpayeCO9sv.jpg Foto: Dedy/Okezone

JAKARTA - Kawasan Asia yang sedang berkembang perlu berinvestasi sebesar USD26 triliun selama 2016-2030. Angka ini setara dengan USD1,7 triliun per tahun jika ingin mempertahankan momentum pertumbuhan, memberantas kemiskinan, dan merespons perubahan iklim. Perkiraan telah disesuaikan dengan memasukkan perhitungan biaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Vice President Asian Development Bank (ADB) Bambang Susantono mengatakan, jika tidak memperhitungkan biaya tersebut, maka Asia akan memerlukan USD22,6 triliun. Angka ini setara dengan USD1,5 triliun per tahun.

"Pada tahun 2025 diperkirakan jumlah penduduk juga akan bertambah di Asia terutama di Jepang. Ini perlu jadi perhatian," ujarnya di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Reformasi regulasi dan kelembagaan pun sangat diperlukan agar investasi di lnfrastruktur dapat lebih menarik bagi investor swasta dan mampu menciptakan berbagai proyek yang layak bagi kerjasama publik swasta (KPS). Tak hanya itu, berbagai negara perlu menjalankan reformasi yang berkaitan dengan KPS, seperti mengeluarkan aturan perundang-undangan untuk KPS, merampingkan proses pengadaan dan penawaran KPS, menetapkan mekanisme penyelesaian sengketa, dan mendirikan unit independen yang mengurus KPS. 

Pendalaman pasar modal juga diperlukan guna menyalurkan tabungan yang bernilai cukup besari. Dengan begitu, kawasan ini menjadi investasi infrastruktur yang produktif. 

"Beberapa negara mulai bergerak pada low income ke middle income dan seterusnya. Perkembangan ini dapat menjadi bahan evaluasi," jelasnya.

Seperti diketahui, Asia Timur akan mengambil porsi hingga 61% dari kebutuhan investasi yang sudah disesuaikan dengan perubahan iklim hingga 2030. Namun apabila ditinjau dari persentase terhadap PDB, subkawasan Pasifik memimpin dengan kebutuhan investasi senilai 9 1% dari total PDB-nya. Berikutnya adaiah Asia Selatan (8,8%), Asia Tengah (7,8%), Asia Tenggara (5,7%), dan Asia Timur (52%). 

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini