Image

Kontribusi 55,84% terhadap PDB, Perlindungan Konsumen Jadi Fokus Presiden

Dedy Afrianto, Jurnalis · Selasa 21 Maret 2017, 15:04 WIB
https img o okeinfo net content 2017 03 21 320 1648214 kontribusi 55 84 terhadap pdb perlindungan konsumen jadi fokus presiden uTEgaW6UA5 jpg Foto: Setkab

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan rapat terbatas untuk membahas mengenai perlindungan konsumen. Rapat terbatas ini dilakukan di Kantor Presiden, Jakarta Pusat.

Menurut Jokowi, selama 5 tahun terakhir, konsumsi masyarakat berkontribusi rata-rata 55,84% terhadap PDB. Artinya ekonomi nasional masih digerakkan oleh konsumsi.

"Selain itu negara kita memiliki jumlah penduduk yang sangat besar yang berarti potensi pasar yang juga sangat besar dan juga sekaligus konsumen yang amat besar pula," tuturnya di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (20/3/2017).

Untuk itu, lanjutnya, edukasi dan perlindungan terhadap konsumen harus menjadi perhatian pemerintah. Hal ini penting untuk dilakukan karena selama ini telah banyak kasus-kasus yang merugikan konsumen, bahkan sampai membahayakan konsumen.

"Beberapa contoh di antaranya adalah obat atau vaksin palsu, makanan di pasaran yang sudah kadaluarsa, malpraktik di bidang layanan kesehatan, keamanan dan kenyamanan transportasi, serta pembobolan kartu kredit dalam transaksi e-commerce," ungkapnya.

Menurut Jokowi, edukasi konsumen sangat diperlukan. Pasalnya, dibandingkan dengan negara-negara lain, konsumen Indonesia baru pada tahap paham pada haknya. Hanya saja, konsumen Indonesia belum mampu memperjuangkan haknya sebagai konsumen.

Berdasarkan laporan yang diterima oleh Presiden Jokowi, indeks kepercayaan konsumen Indonesia tahun 2016 masih rendah yaitu 30,86%. Indonesia pun masih kalah dibandingkan dengan negara Eropa yang sudah mencapai 51,31%.

"Edukasi konsumen juga diperlukan untuk membuat prilaku konsumen menjadi konsumen cerdas dan konsumen bijaksana," tutupnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini