Image

Program Keluarga Harapan Turunkan 0,75% Angka Kemiskinan

Dedy Afrianto, Jurnalis · Selasa 21 Maret 2017, 16:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 03 21 320 1648365 program-keluarga-harapan-turunkan-0-75-angka-kemiskinan-06IIYfd5nH.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Khofifah Indar Parawansa akan memperluas penerima pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada keluarga penerima manfaat. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses pengentasan keluarga miskin di Indonesia.

"Jadi Presiden yakini signifikansi penurunan kemiskinan seperti yang disampaikan Bank Dunia dan survei lembaga lain memiliki signifikansi ke penurunan kemiskinan, kalau ini diluaskan bisa sampai berapa kan ini harus dihitung," ujarnya di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Hanya saja, program ini akan dikembangkan dengan mempertimbangkan ketepatan sasaran. Anggaran pun akan menjadi bahan pertimbangan perluasan program ini.

"Hitung-hitungan saya kalau tambah 3 juta lagi ini kan 3 kali pencairan dengan pendampingan butuh Rp5,5 triliun," ungkapnya.

Program ini pun diharapkan dapat menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. Untuk itu, program ini secara khusus akan lebih disasar pada masyarakat yang kurang mampu.

"Ini yang terima PKH dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) baru 1,2 juta rumah tangga. Itu bisa signifikan ke penurunan kemiskinan 0,75% dari kemiskinan nasional," ungkapnya.

Apabila program ini nantinya berhasil diperluas, maka jumlah angka kemiskinan yang dapat diturunkan akan semakin besar. Angkanya pun diperkirakan mencapai 1,25%.

"Kalau dinaikkan jadi 9 juta itu penerima PKH dan BPNT, yang tahun depan dalam RKP BPNT 10 juta. Maka itu bisa 1,25%," ungkapnya.

Tambahan anggaran pun akan diajukan dalam APBNP 2017. Rencana ini telah disampaikan kepada Presiden Jokowi Widodo. Pemerintah pun juga berencana untuk menggandeng Bank Dunia pada program ini.

"Kita usul di APBNP, kita ajukan untuk 10 ribu e-warung. Jadi 10 ribu kali 30 juta berarti Rp300 miliar untuk e-warung," tutupnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini