Image

Tingkatkan Ekonomi Kalimantan Utara, Ini Strategi Jokowi

Dedy Afrianto, Jurnalis · Selasa 21 Maret 2017, 17:54 WIB
https img z okeinfo net content 2017 03 21 320 1648448 tingkatkan ekonomi kalimantan utara ini strategi jokowi tW5YBG7lPS jpg Jokowi Rapat Terbatas (Foto: Biro Pers)

JAKARTA - Kalimantan Utara sendiri merupakan Provinsi termuda dan sekaligus menjadi provinsi terdepan di Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), walaupun sebagai provinsi termuda, Kalimantan Utara diyakini mampu mengejar pertumbuhan ekonomi provinsi-provinsi lainnya di pulau Kalimantan. Pasalnya, Provinsi tersebut memiliki potensi yang selanjutnya harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

"Dalam membangun Kalimantan Utara kita memiliki sejumlah pekerjaan rumah, pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Utara masih pada posisi 3,75%. Dan pertumbuhan itu tentu saja dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas terutama komoditas-komoditas hasil tambang di pasar dunia," tuturnya di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Dari sisi lapangan usaha, 24,65% perekonomian Kalimantan Utara disumbang oleh sektor pertambangan. Angka ini diikuti bidang pertanian sebesar 18,09%.

"Namun demikian lesunya harga komunitas hasil tambang sektor pertanian ternyata jadi sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi lebih tinggi dibandingkan sektor konstruksi dan sektor dagangan," jelasnya.

Jokowi pun meminta agar momentum membaiknya harga saham ini digunakan untuk menata kembali sektor unggulan di Provinsi Kalimantan Utara. Hal ini pun dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berdampak pada kesejahteraan rakyat di Kalimantan Utara

"Dan saya ingatkan agar terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan itu bisa dilakukan apabila hilirisasi industri bisa dikerjakan di Kalimantan Utara dengan mengembangkan industri industri pengolahan hasil hasil tambang serta mengaitkan pengembangan sektor pertanian dan perkebunan dengan sektor industri pengolahan sehingga bisa menciptakan nilai tambah yang baik untuk daerah," jelasnya.

Untuk percepatan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Kalimantan Utara, ungkap Jokowi, juga perlu didukung konektivitas infrakstruktur air bersih dan ketenagalistrikan. Tak hanya itu, pengembangan Bandara Juwata pun juga harus dipercepat dan menjadi perhatian pemerintah.

"Terkait dengan air bersih dan sayang saya terima menunjukkan rata-rata 7,3% penduduk di Kalimantan Utara belum mempunyai akses terhadap air bersih, di mana ada 3 kabupaten yang angkanya masih sangat tinggi, Nunukan, Malinau dan Tanah Tidung, dan ini kita minta juga agar diperhatikan," jelasnya.

Terakhir, Jokowi juga minta pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan segera dilaksanakan. Hal ini perlu dilakukan agar rakyat di Kalimantan Utara, terutama yang memiliki industri rumah tangga mendapatkan akses listrik yang cukup.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini