Image

Belum Capai Target, Masihkah Sektor Properti Berharap Dana Repatriasi?

Trio Hamdani, Jurnalis · Selasa 21 Maret 2017, 14:46 WIB
https img k okeinfo net content 2017 03 21 470 1648199 belum capai target masihkah sektor properti berharap dana repatriasi ORcTwk0pWE jpg Ilustrasi : Shutterstock

JAKARTA - Dana repatriasi dari luar negeri yang masuk ke Indonesia melalui program tax amnesty atau pengampunan pajak dinilai pengamat masih tak capai target yang telah ditetapkan pemerintah. Padahal banyak sektor bisnis yang menanti manfaat dana tersebut, salah satunya sektor properti.

Ekonom Indef Ahmad Heri Firdaus pun menyebut, dana repatriasi yang sudah tercatat pada tax amnesty hingga saat ini belum menunjukkan angka yang signifikan.

"Jadi memang repatriasi saja secara keseluruhan ini realisasinya baru sekitar 15% atau mungkin kurang ya dari target dari target Rp1.000 triliun tapi baru masuk sekitar Rp150 triliun," katanya dihubungi Okezone di Jakarta.

Dia mengatakan, dari tiga indikator yang ditargetkan oleh pemerintah melalui program tax amnesty, dana repatriasi dan uang tebusan lah yang jauh dari target.

"Jadi artinya kan ini yang dikejar ada tiga indikator. Menurut saya dari target pemerintah selain repatriasi yang kedua deklarasi, dan uang tebusan. Kalau deklarasi mungkin nggak ada masalah. Tapi kalau repatriasi sama uang tebusan ini kan yang lumayan jauh dari target apalagi terpatriasi yang jauh dari target," jelasnya.

Rendahnya dana repatriasi yang diperoleh melalui tax amnesty, dijelaskannya selain berpengaruh terhadap penyerapan di sektor properti tapi juga berimbas terhadap sektor lain.

"Nah ini rendahnya repatriasi ini bukan hanya terjadi di sektor properti saja sebenarnya, tapi juga di berbagai sektor yang lainnya dan ini minim sekali," tambahnya.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini