nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hutan Bakal Dikembangkan Jadi Sumber Energi Terbarukan

Koran SINDO, Jurnalis · Jum'at 24 Maret 2017 14:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 03 24 320 1650829 hutan-bakal-dikembangkan-jadi-sumber-energi-terbarukan-d0jpvSGsjm.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Hutan dinilai mampu memasok energi terbarukan untuk kebutuhan manusia. Pada saat yang sama, pengelolaan hutan berkelanjutan juga bisa menopang kehidupan dan menjadi benteng dari bencana perubahan iklim.

”Indonesia memiliki banyak potensi sumber energi terbarukan. Semuanya terkait langsung dengan keberadaan hutan dan lingkungan hidup,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, saat peringatan Hari Hutan Internasional di Jakarta.

Sumber energi terbarukan itu di antaranya biofuel, biomassa, panas bumi, air, angin, matahari, gelombang laut, dan pasang surut. Saat ini sekitar 90% energi di Indonesia masih menggunakan energi berbahan fosil seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam.

Sisanya, kurang dari 10% yang sudah memanfaatkan energi terbarukan. Untuk pengembangan energi terbarukan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tengah mengkaji pengembangan hutan tanaman energi.

Tanaman yang dimanfaatkan adalah jenis yang bisa digunakan sebagai energi biofuel dan biomassa, misalnya, ekaliptus, sengon, nyamplung, akasia, kaliandra, dan kemiri. Siti Nurbaya juga mengungkapkan bahwa ada potensi panas bumi sebanyak 48 titik di hutan konservasi, 56 titik di hutan lindung, dan 50 titik di hutan produksi.

Sementara ada 145 titik di areal penggunaan lain yang berpotensi sebagai sumber panas bumi. Jika dimanfaatkan, titik panas bumi itu bisa menghasilkan energi listrik hingga 28.617 Mega Watt. ”Lokasinya antara lain di Telaga Bodas, Kamojang, Batang Gadis, Kerinci Seblat, Halimun Salak, Ciremai, Rinjani, dan Bogani Nawarta Bone,” kata Siti Nurbaya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Indroyono Soesilo mengungkapkan, sudah ada 32 perusahaan yang siap untuk mengembangkan hutan tanaman energi.

”Luasnya, 1,1 juta hektare (ha),” katanya.

Rinciannya, ada 10 unit yang sejak awal memang disiapkan untuk hutan tanaman energi. Luas totalnya sekitar 297.645 hektare. Selain itu ada sekitar 22 unit lagi yang sudah menyatakan komitmen untuk pengembangan hutan tanaman energi dengan luas konsesi sekitar 790.000 ha.

Hutan tanaman energi yang dikembangkan, khususnya untuk menghasilkan biomassa. Pemanfaatan biomassa sebagai bahan baku energi diyakini lebih mudah dan dekat untuk mencapai tahap massal.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini