Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Siap-Siap Dapat Fasilitas KPR hingga Renovasi Rumah!

Dedy Afrianto, Jurnalis · Rabu 29 Maret 2017 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 29 470 1653984 peserta-bpjs-ketenagakerjaan-siap-siap-dapat-fasilitas-kpr-hingga-renovasi-rumah-V8eki5J2OB.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan telah meluncurkan program pembiayaan perumahan bagi pesertanya. Program ini pun nantinya akan dijalankan dengan kerjasama bersama bank pemerintah.

"Tentunya kita akan bekerja sama dengan bank penyalur, yaitu bank pemerintah dan APBD. Ini berlaku untuk seluruh Indonesia seluruh pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, jadi sangat mudah sekali bahwa mereka bisa mengajukan kredit KPR di manapun berada kepada bank-bank penyalur yang sudah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan," kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/3/2017).

Saat ini, kerjasama telah dilakukan bersama BTN. Selain kredit untuk kepemilikan rumah atau KPR, BPJS pun juga menyiapkan pemberian kredit uang muka perumahan serta biaya renovasi.

"Jadi ini benar-benar sesuatu berita baik bagi para pekerja dan tentunya merupakan komitmen kita BPJS Ketenagakerjaan untuk membantu para pekerja Indonesia dan peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk bisa mendapatkan perumahan secara lebih terjangkau dan tingkat suku bunga yang murah," jelasnya.

Dengan begitu, diharapkan jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat semakin meningkat. Aparatur Sipil Negara (ASN) pun juga diharapkan dapat memanfaatkan akses ini sesuai ketentuan yang berlaku.

"Jadi kita melihat di undang-undangnya di undang-undang BPJS yang mana untuk kepesertaan ASN harusnya ada di BPJS Ketenagakerjaan. Oleh karenanya ada beberapa aturan yang belum sinkron, maka perlu sinkronisasi. Jadi kemarin diundang juga oleh DPR membahas hal tersebut dan tentunya DPR makan memanggil para stakeholder terkait untuk membicarakan hal ini bagaimana sebaiknya," tutupnya.

Hanya saja, dalam program ini BPJS Ketenagakerjaan dinilai perlu memerhatikan lokasi ketersediaan rumah, khususnya bagi anggotanya yang ingin mengikuti Kredit pemilikan Rumah (KPR) yang diusung BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, kelompok-kelompok pekerja yang terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan yang disasar perlu diklasifikasikan untuk memudahkan kinerja KPR oleh BPJS Ketenagakerjaan.

"Karena semuanya kalau bicara rumah kan itu dimensinya lokasi, yang penting itu di mana dia membutuhkan rumah dari anggota-anggota BPJS Ketenagakerjaan ini," kata Tenaga Ahli Menteri PUPR Bidang Perumahan dan Permukiman Jehansyah Siregar. (rai)

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini