Image

Marak Candaan Bom, Alasan HP dan Laptop Diperketat Masuk Pesawat

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 04 April 2017, 14:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 04 04 320 1658522 marak-candaan-bom-alasan-hp-dan-laptop-diperketat-masuk-pesawat-6eqpAM7Kuo.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

TANGERANG - Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Agus Santoso mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan secara ekstra ketat terutama untuk barang bawaan elektronik. Hal itu menyusul maraknya candaan bom yang terjadi di dunia penerbangan.

‎Agus membeberkan, ancaman-ancaman seperti itu membuat negara seperti Inggris dan Amerika Serikat (AS) melarang penumpang membawa laptop ke dalam kabin pesawat.

"Diketahui untuk aturan larangan membawa laptop hanya dilakukan di dua negara yaitu di Inggris dan Amerika Serikat," ujar Agus di Auditorium PT Angkasa Pura II, Tangerang, Selasa (4/4/2017)

Agus mengatakan, meskipun alat elektronik menjadi celah sebagai detonator bom yang mengancam keselamatan penerbangan. Akan tetapi sekali lagi ia menegaskan jika pihaknya tidak melarang para penumpang membawa laptop ke dalam pesawat. 

"Jadi tidak ada itu larangan membawa laptop ke dalam kabin pesawat yang ada hanya pemeriksaan secara ketat," tegas Agus.

Adapun pengetatan pemeriksaan barang bawaan elektronik, seperti laptop di seluruh bandara di Indonesia dengan cara meminta penumpang mengeluarkannya dari tas dan harus melalui X-Ray. Ini dilakukan untuk memastikan barang yang dibawa tersebut benar-benar adalah laptop.

"Laptop yang harus dikeluarkan dari tasnya dan diperiksa oleh security itu untuk meyakinkan apa itu benar-benar laptop atau bom yang menyerupai laptop. Jadi mohon dideteksi apa benar-benar itu alatnya atau bukan,"kata Agus

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini