Image

Keren! R&I Naikkan Outlook Rating Indonesia dari Stable Menjadi Positive

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Kamis 06 April 2017, 15:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 04 06 20 1660631 keren-r-i-naiikan-outlook-rating-indonesia-dari-stable-menjadi-positive-IEDtNycGMf.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Lembaga pemeringkat Rating and Investment Information, Inc. (R&I) memperbaiki Outlook Sovereign Credit Rating Republik Indonesia dari Stable menjadi Positive, sekaligus mengafirmasi rating pada BBB- (Investment Grade) pada 5 April 2017.

Dalam siaran pers-nya, R&I menyatakan terdapat dua faktor yang mendukung perbaikan outlook Sovereign Credit Rating Indonesia. Pertama, pengelolaan kebijakan moneter dan fiskal yang berfokus kepada stabilitas makroekonomi telah berdampak pada perbaikan posisi eksternal, yaitu menurunnya defisit transaksi berjalan, meningkatnya cadangan devisa, dan relatif terjaganya pertumbuhan utang luar negeri swasta, serta terpeliharanya postur fiskal yang ditunjukkan oleh defisit fiskal yang terkendali dan utang Pemerintah yang rendah. Kedua, komitmen Pemerintah yang kuat dalam mengimplementasikan reformasi struktural sebagaimana tercermin dari perkembangan deregulasi kebijakan yang dilakukan dalam rangka perbaikan iklim investasi.

Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo menyatakan, dunia internasional kembali mengakui ketahanan perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian perekonomian dan keuangan global. Pencapaian positif ini merupakan hasil dari sinergi kebijakan yang harmonis antara Bank Indonesia dan Pemerintah yang telah mampu menjaga stabilitas makroekonomi dengan tetap mendorong momentum pertumbuhan ekonomi.

"Bank Indonesia akan terus melakukan penguatan koordinasi bersama Pemerintah untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan mendorong percepatan reformasi struktural guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan,” kata dia dalam keterangannya, Kamis (6/4/2017).

R&I sebelumnya mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia pada BBB-/stable outlook pada tanggal 4 April 2016.

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini