Image

ECONOMIC VIEWS: Hoax Uang Palsu hingga Menko Darmin Tak Perlu Orang Luar Biasa

Fakhri Rezy, Jurnalis · Senin 10 April 2017, 07:11 WIB
https img z okeinfo net content 2017 04 07 20 1661527 economic views hoax uang palsu hingga menko darmin tak perlu orang luar biasa 6Iq28DPXo7 jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution melantik 8 orang pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian. Pelantikan ini dilakukan di Graha Sawala, Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta Pusat.

Saham PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) pun dihentikan di pasar reguler dan pasar tunai. Hal tersebut dilakukan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang bersifat sementara.

Bank Indonesia (BI) telah menerbitkan uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2016. Hanya saja, baru-baru ini marak informasi beredar uang palsu yang meniru uang NKRI tersebut.

Ketiga berita tersebut merupakan berita-berita populer selama akhir pekan kemarin di kanal Okezone Finance. Berikut berita selengkapnya:

Lantik 8 Pejabat Eselon II, Menko Darmin: Tak Perlu Orang Luar Biasa

Pelantikan 8 orang pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian diawali dengan pembacaan sumpah jabatan hingga penandatangan pelantikan jabatan oleh setiap pejabat yang dilantik. Turut pula hadir jajaran eselon 1 dalam acara pelantikan kali ini.

Setelah membacakan sumpah jabatan, Darmin pun memberikan arahan dalam pelantikan kali ini. Darmin menekankan, butuh cara kerja yang tidak biasa untuk meningkatkan layanan kepada masyarat.

"Kita harus mulai mengubah betul metode perilaku kerja kita. Kita belum bisa kalau hanya melakukan pekerjaan kita di masa lalu," tuturnya di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta.

Menurut Darmin, terdapat 3 kata kunci yang harus diperhatikan oleh pejabat yang baru saja dilantik. Ketiga kata kunci tersebut adalah tekun, cermat , dan jujur.

"Saya perhatikan hampir 2 tahun ini, Kantor Menko perekonomian belum banyak berbeda dengan kantor lain. Kita tidak perlukan orang-orang luar biasa. Orang biasa saja yang tekun yang cermat dan yang jujur. Itu saja enggak usah banyak-banyak," tegas Darmin.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini