Image

Kurang Informasi, Pemicu Maraknya Penipuan Bermodus Haji dan Umrah

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 11 April 2017, 18:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 04 11 320 1664789 kurang-informasi-pemicu-maraknya-penipuan-bermodus-haji-dan-umroh-Drs10mQoRh.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementrian Agama (Kemenag) resmi bergabung dengan anggota Satgas Waspada Investasi. Bergabungnya Kemenag dinilai bagus guna memberantasi perusahaan yang membawa pendaftaran haji dan umrah untuk melakukan modus penipuan.

Menurut Pakar Hukum Perbankan, Yunus Husein mengatakan ada dua penyebab banyaknya modus penipuan yang mengatasnamakan Umrah dan Haji.

"Pertama dari masyarakatnya yang kedua dari peraturannya juga," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (11/4/2017)

Mantan Ketua Pusat Pelaporan dan Analis Transaksi (PPATK) itu menjelaskan, maksud dari masyarakat yang menjadi penyebab maraknya adalah karena kurangnya edukasi dan informasi dari masyarakat.

"Masyarakatnya tidak bisa melindungi dirinya sendiri karena pengetahuannya kurang informasinya kurang,"jelas Yunus

Selain itu, dari peraturan juga menurutnya harus ada perbaikan. Termasuk peraturan yang memperkuat Satgas Waspada Investasi.

Dengan begitu, Kemampuan Satgas waspada Investasi dalam menyidik juga secara otomatis harus diperkuat.

"Kita masih ngbon semua sama polisi bahkan dari kejaksaan ditanya ini polisi bareskrim atau polisi OJK, bah itu jadi masalah juga karena polisi juga macem-macem," kata Yunus.

Sekedar informasi, Untuk periode januari hingga Maret 2017, Satgas Waspada Investasi sudah menghentikan kegiatan 19 perusahaan atau entitas yang terbukti menawarkan investasi ilegal.Sementara pada bulan ini, Satgas Waspada Investasi sedang memeriksa sejumlah perusahaan atau entitas yang diduga melakukan penawaran investasi ilegal.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini