World Bank Prediksi S&P Belum Naikkan Peringkat Utang Indonesia

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 13 April 2017 17:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 04 13 20 1666777 world-bank-prediksi-s-p-belum-naikkan-peringkat-utang-indonesia-kIrB0LXF4n.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - Ekonom Senior Bank Dunia untuk Indonesia Hans Anand Beck mengatakan, sejauh ini belum ada indikasi positif dari Standard and Poor's Financial Services (S&P) untuk memperbaiki peringkat utang Indonesia. Meskipun begitu, tidak akan ada dampak signifikan jika S&P belum memperbaiki peringkat utang Indonesia. 

"Kami lihat seharusnya tidak ada dampak ke pasar keuangan secara umum," ujarnya di Jakarta, Kamis (13/4/2017)

Meskipun S&P belum akan menaikkan peringkat utang Indonesia pada Mei mendatang. Namun S&P diproyeksi masih mempertahankan peringkat utang Indonesia satu level di bawah investasi (investment grade). 

Akan tetapi hal tersebut tidak mempengaruhi Indonesia sebagai tujuan menarik untuk berinvestasi khususnya di portofolio. Hal tersebut tercermin dari besarnya minat investor terhadap surat utang negara (SUN) yang diterbitkan pemerintah.

"Indonesia masih menjadi tujuan investasi yang menarik, khususnya portfolio. Maka dari itu aliran masuk modal asing (capital inflow) masih deras,"kata Hans.

Derasnya aliran masuk terhadap modal asing,  disokong oleh kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang masih positif. Kondisi tersebut tercermin dari inflasi, defisit transaksi berjalan (current account defisit atau CAD), dan defisit anggaran yang dalam tren penurunan. 

Pada Tahun lalu, inflasi tercatat cukup rendah di level 3,02%, defisit transaksi berjalan terkendali di level 1,8%, demikian juga dengan defisit anggaran yang masih dalam batas aman 2,46%.

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini