Image

Wall Street Melemah 'Dihantui' Ketegangan Geopolitik

ant, Jurnalis · Jum'at 14 April 2017, 08:11 WIB
https img o okeinfo net content 2017 04 14 278 1667242 wall street melemah dihantui ketegangan geopolitik BiT79ANzW5 jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

NEW YORK - Saham-saham di Wall Street berakhir lebih rendah pada Kamis (Jumat pagi WIB). Pelemahan terjadi setelah Amerika Serikat menjatuhkan "the mother of all bombs" di Afghanistan.


Indeks Dow Jones Industrial Average turun 138,61 poin atau 0,67% menjadi ditutup pada 20.453,25 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 15,98 poin atau 0,68% menjadi berakhir di 2.328,95 poin, dan indeks komposit Nasdaq berkurang 31,01 poin atau 0,53% menjadi 5.805,15 poin.

Militer AS telah menjatuhkan bom non-nuklir terbesar di Afghanistan dengan menargetkan IS (Islamic State), kata Pentagon pada Kamis (13/4).

"Serangan tersebut dirancang untuk meminimalkan risiko terhadap pasukan Afghanistan dan AS yang melakukan operasi pembersihan di wilayah tersebut, sekaligus memaksimalkan penghancuran pasukan tempur dan fasilitas ISIS-K," kata Pentagon dalam sebuah pernyataan.

Bom GBU-43 atau Massive Ordnance Air Blast (MOAB), yang beratnya sekitar 22.000 pound, dijuluki "Mother Of All Bombs".

Di sisi ekonomi, Indeks Harga Produsen (PPI) untuk permintaan akhir turun 0,1% pada Maret, disesuaikan secara musiman, gagal memenuhi konsensus pasar, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (13/4).

Pada basis tidak disesuaikan, indeks permintaan akhir naik 2,3% untuk 12 bulan yang berakhir Maret 2017, kenaikan terbesar sejak bergerak naik 2,4% untuk 12 bulan yang berakhir Maret 2012.

Dalam laporan terpisah, departemen tersebut mengumumkan bahwa dalam pekan yang berakhir 8 April, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran disesuaikan secara musiman mencapai 234.000, turun 1.000 dari tingkat revisi Minggu sebelumnya.

Dalam berita perusahaan, Saham J.P. Morgan turun 1,17% menjadi 84,40 dolar AS, meskipun bank AS itu memberikan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan.

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini