Image

Wah, Neraca Perdagangan Surplus USD1,23 Miliar di Maret 2017

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 17 April 2017, 11:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 04 17 20 1669190 wah-neraca-perdagangan-surplus-usd1-23-miliar-di-maret-2017-mU8m2fVaOz.jpg Foto: Feby Novalius

JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia tercatat kembali mengalami surplus. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) nilai ekspor dan impor pada Maret 2017 surplus sebesar USD1,23 miliar. Nilai ekspor pada Maret 2017 mencapai USD14,59 miliar atau mengalami kenaikan 15,68% dibandingkan dengan nilai ekspor Februari 2017 USD12,57 miliar. Sementara itu, dibandingkan periode yang sama pada 2016 nilai ekspor Indonesia mengalami kenaikan 23,55%.

BPS mencatat ekspor pada sektor nonmigas mengalami kenaikan USD13,111 miliar pada Maret 2017 dibandingkan bulan sebelumnya Februari hanya USD11,42. Untuk ekspor migas mengalami kenaikan 23,56%, di mana pada Maret mencapai USD1,48 miliar sedangkan Februari 2017 hanya USD1,20 miliar.

Secara kumulatif Januari-Maret 2017, ekspor nonmigas sebesar USD36,66 miliar atau naik 21,61% dibandingkan periode yang sama di tahun 2016 sebesar USD30,14 miliar. Jika dilihat berdasarkan kontribusi ekspor lemak dan minyak hewan nabati USD6,25 miliar dan bahan bakar mineral USD4,94 miliar.

"Ada 3 komoditas mengalami kenaikan ekspor migas, bahan bakar mineral negara tujuan utama India. Barang karet ekspor nonmigas negara tujuan utama AS, dan kenaikan ekspor bijih dan logam.Ini ekspor bulana tertinggi sejak Januari 2015," tutur Kepala BPS Suharyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (17/4/2017).

Sementara itu untuk impor Maret 2017 mencapai USD13,36 dibandingkan Februari 2017 impor naik 17,65%, sementara dibandingkan Maret 2016 turun 18,16%. Untuk total impor nilai USD36,68 atau naik 14,83% pada periode Januari-Maret, sedangkan impor nonmigas naik 7,38% mencapai.

"Kalau kita lihat per golongan barang, mesin dan peralatan listrik paling banyak, sedangkan untuk benda-benda besi alami penurunan. Impor utama masih dari Tiongkok 25,75% atau seperempat impor dari sana. Posisi kedua Jepang, dan seterusnya," ujarnya.

"Jadi dengan ekspor USD14,59 miliar dan impor selama Maret terjadi surplus USD1,23 miliar," sambungnya.

Berikut adalah data neraca perdagangan sepanjang 2017

Januari

Ekspor : USD13,38 miliar

Impor : USD 11,99 miliar

Total : USD 1,4 miliar (surplus)

Februari

Ekspor : USD12,57 miliar

Impor : USD11,26 miliar

Total : USD1,32 (surplus).

(rzk)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini