Image

Sri Mulyani Ajak Mahasiswa STAN Diskusi Bahas Utang Negara

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 17 April 2017, 15:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 04 17 20 1669452 sri-mulyani-ajak-mahasiswa-stan-diskusi-bahas-utang-negara-yvRyJsK6mG.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyoroti banyaknya publik yang mengkritisi utang negara. Bahkan kritik yang disematkan kepadanya tak jarang berujung pada aksi demonstrasi oleh para mahasiswa. 

Dalam kuliah umum Menkeu Sri Mulyani di Politeknik Keuangan Negara, menekankan kepada para mahasiswa STAN agar mampu menyaring informasi sesuai dengan konteksnya. Bahkan Sri Mulyani dengan berani menantang mahasiswa untuk mahasiswa STAN yang keberatan masalah utang agar di list namanya untuk nantinya berdebat dengannya.

"Mahasiswa STAN ada yang ikut demo anti utang enggak? Kalau ada, tolong tunjukan tangan. Coba nanti kalau ada yang keberatan utang nanti di-list, bikin daftar mahasiswanya nanti organize. Jadi jangan bilang terus, anda enggak suka utang, kalau anda jawabannya cuma ngomong itu, saya bilang, saya enggak suka kamu," kata Sri Mulyani, di PK STAN, Senin (17/4/2017).

Menanggapi masalah utang, Sri Mulyani menjelaskan , pengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus disiasati melalui utang karena tuntutan negara yang membutuhkan anggaran besar untuk percepatan pembangunan infrastruktur hingga subsidi.

"Tapi kalau anda enggak suka utang karena anda concern tahu persis dan bisa menjelaskan, saya mau mendengar apa keberatan anda," kata Ani, karibnya disapa. 

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia, menjelaskan utang negara yang ada saat ini merupakan investasi kepada generasi muda untuk membiaya pendidikan termasuk PK STAN.

PK STAN sebagai institusi negara diberikan berbagai macam fasilitas yang tentunya berasal dari APBN. Dia juga mengingatkan agar lulusan STAN nantinya harus taat membayar pajak dan jika berhasil duduk di institusi keuangan agar tidak melakukan korupsi.

"Duit yang anda dapat dari negara berapa? dan yang anda sumbangkan berapa?. Itu baru namanya akuntan. Anda kan akuntan, kalau mau ngomong tentang beban, mari kita hitung-hitungan, ya kan. Satu lagi, jangan sampai nanti kalau anak STAN sudah banyak dapat fasilitas, bilang enggak mau bayar pajak," tegas Sri Mulyani

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini