Image

Di Washington DC, Sri Mulyani Promosikan Pertemuan WB-IMF

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 17 April 2017, 15:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 04 17 20 1669493 di-washington-dc-sri-mulyani-promosikan-pertemuan-wb-imf-di-bali-3hx3dxbc4Q.jpg Foto: Feby Novalius

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menghadiri pertemuan musim semi (spring meeting) International Monetary Fund (IMF)-World Bank (WB) 2017 di Washington DC, Amerika Serikat.

Dalam pertemuan tersebut, Sri Mulyani akan menggelar voyage to Indonesia (VTI), yaitu promosi kegiatan pertemuan tahunan World Bank dan IMF pada 2018 yang akan diselenggarakan di Bali pada Oktober 2018, di mana Indonesia rnenjadi tuan rumah.

"Kita promosikan proyek pembangunan infrastruktur, hasil hasil seni dan budaya serta kuliner Indonesia akan dipamerkan seiama kegiatan berlangsung. Acara ini, ditambah pertemuan dengan investor AS yang difasilitasi oleh USINDO, diharapkan dapat menarik para investor dalam bentuk FDl (Foreign Direct Investment) serta meningkatnya hubungan perdagangan antar negara,"tuturnya, di BPPK Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (17/4/2017).

Selain itu, Menteri Keuangan bersama Menteri Koordinator Maritim yang merupakan Ketua Panitia Nasional pertemuan tahunan WB dan IMF 2018 dijadwalkan bertemu dengan Managing Director IMF dan Presiden WB di penghujung rangkaian Spring Meeting.

Pertemuan Tahunan 2018 diperkirakan akan dihadiri oleh 15.000 deiegasi dari 189 negara anggota IMF dan World Bank, yang terdiri dari Menteri Keuangan dan Gubemur Bank Sentral, delegasi dari Iembaga kerja sama ekonomi global dan regional, perwakilan Iembaga masyarakat sipil, kalangan swasta dan akademis, dan media dari seluruh penjuru dunia.

"Konferensi terbesar di dunia ini akan menarik perhatian dunia internasional dan diyakini mendorong terwujudnya pertumbuhan ekonomi Indonesia yang merata dan berkelanjutan. Saya menyakini bahwa kesempatan ini merupakan peluang emas bagi kita baik untuk menghasilkan manfaat besar di dalam negeri dan mengambil peran dalam komunitas intemasional,"harapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana sekaligus Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, persipan pertemuan tahunan IMF dan World Bank terus dilakukan. Kali ini mulai mengarah pada pembagian tugas masing-masing sektor kementerian.

Seperti Kementerian Perhubungan yang diminta peranannya menyiapkan sarana transportasi terutama bandara. Kemudian Kementerian Komunikasi dan Informatika yang diminta peranannya terkait menyiapkan perisiapan kantor krena ada sekira 1.500 staf IMF dan World Bank berkantor di Nusa Dua.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini