Image

Sri Mulyani Akui Ketimpangan di Indonesia Masih Tinggi

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 17 April 2017, 19:26 WIB
https img k okeinfo net content 2017 04 17 20 1669762 sri mulyani akui ketimpangan di indonesia masih tinggi kuyXJHzuMn jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

TANGERANG - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, saat ini Indonesia menghadapi masalah ekonomi yang sangat nyata terutama masalah ketimpangan. Hal ini terbukti dengan masih banyaknya angka kemiskinan dan tingkat pengangguran yang terjadi di Indonesia.

"Ada sekitar 10,7 % penduduk yang berada di bawah kemiskinan, dan ada sekitar 5,6% yang menganggur dan nyaris miskin,kalau rasio secara merata itu harus 0 % Makin tinggi makin timpang, di kita ini masih sangat tinggi," ujarnya di Tangerang, senin (17/4/2017)

Selain ketimpangan sosial, ketimpangan antar pulau pun masih terjadi di Indonesia. Banyak daerah yang masih belum terjamah dan oleh infrastruktur seperti di daerah timur. 

Ini terbukti dari  angka presentase kontribusi yang sangat timpang kepada Indonesia.

"Di pulau Jawa yang mencapai kontribusinya 60% sehingga kalau komoditasnya turun tidak terlalu berpengaruh. Sementara pulau lain saat komoditas turun maka ekonominya turun langsung turun," jelas Sri Mulyani

Menurutnya masing-masing daerah memiliki keunikan tersendiri untuk berkontribusi terhadap ekonomi Indonesia. Sri Mulyani mencontohkan Kalimantan sangat tergantung dengan minyak dan gas, namun begitu harganya jatuh maka ekonomi nya langsung turun. 

"Sementara pulau Bali dan Sulawesi kontribusinya sekitar 5,9 %persen dan 10,3% , mereka meskipun turun tapi engga berpengaruh terhadap perekonomian nya karena punya sektor pariwisata,”kata Sri Mulyani.

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini