Image

Saham Rimo International Meroket, Diburu Investor karena Hijrah ke Properti!

Rizkie Fauzian, Jurnalis · Senin 17 April 2017, 17:13 WIB
https img z okeinfo net content 2017 04 17 278 1669588 saham rimo international meroket diburu investor karena hijrah ke properti YvtHwAy0lj jpg Ilustrasi: Reuters

JAKARTA - Saham PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) saat ini berada di level Rp142 per saham. Namun, saham emiten yang bergerak di sektor ritel ini sebelumnya sempat fluktuatif.

Seperti diketahui, saham RIMO pernah disuspensi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2014 saat harga saham berada di level Rp69,54 per saham. Namun, sejak 7 Maret 2017, suspensi dicabut. Saham RIMO yang baru bisa ditransaksikan ini langsung naik 34,8% menjadi Rp93,7 per saham.

Pergerakan saham yang tak biasa membuat BEI mengeluarkan surat edaran Unusual Market Activity (UMA). Tercatat selama sepekan setelah suspensi dibuka, saham naik 154% menjadi Rp260 padahal sebelumnya saham berada di level Rp102 per saham.

Menurut Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, kenaikan saham pada emiten tersebut wajar. Hal tersebut sejalan dengan rencana emiten yang berencana mengubah lini bisnisnya ke sektor properti.

"Naik kan karena mau ubah usaha ke properti. Iya RIMO mau ke properti," jelasnya kepada Okezone, Senin (17/4/2018).

Analis Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo mengatakan, saham RIMO cukup baik karena emiten tersebut bergerak di sektor retail. Seperti diketahui, kondisi sektor retail saat ini berada di atas kinerja IHSG.

Sementara itu, menurutnya Lucky jika suatu emiten masuk ke UMA belum tentu emiten tersebut dalam kondisi yang tidak wajar. Namun demikian, pasar menilai UMA merupakan evaluasi terhadap aksi korporasi emiten di masa lalu.

"Sedangkan arah pasar berpikir adalah RIMO di masa yang akan datang," ungkapnya.

Sebelumnya, emiten baru saja melaksanakan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias right issue. Right issue ini, akan mengeluarkan sebanyak 40 miliar saham baru seri B dengan nilai nominal Rp100 dan setiap saham bakal dihargai Rp101 sehingga keseluruhan dana yang dihimpun akan berjumlah Rp4,1 triliun.

Sekitar 97,2% dana yang diperoleh perseroan dalam right issue ini akan digunakan untuk ambil alih 99,99% saham PT Hokindo properti Investama senilai Rp3,49 triliun. Sisanya dialokasikan untuk membayar sebagian kewajiban, modal kerja dan modal kerja Hokindo Properti Investama.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini