Image

WP di Belitung Bisa Lacak Proses Permohonan Pajak

Trio Hamdani, Jurnalis · Selasa 18 April 2017, 15:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 04 18 20 1670503 wp-di-belitung-bisa-lacak-proses-permohonan-pajak-GQslGKZUwm.jpg Ilustrasi: Shutterstock

BELITUNG - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama memiliki tugas melaksanakan penyuluhan, pelayanan dan pengawasan Wajib Pajak (WP) dibidang Pajak Penghasilan (PPh). Dalam menjalankan tugasnya melayani, tak jarang dikeluhkan oleh WP mengenai tindak lanjut pelayanan yang diminta oleh WP.

KPP Pratama Tanjung Pandan, Belitung memiliki siasat menghadapi hal tersebut. Dengan memanfaatkan suatu aplikasi, WP dimanjakan dengan fasilitas untuk melacak sudah sejauh mana layanan yang dilakukan oleh instansi pajak dalam memenuhi permohonan yang diajukan WP.

"Kita ada layanan mandiri. Namanya Beripat. Singkatan sumber informasi pelayanan terpadu. Beripat ini di situ WP butuh layanan ke kantor pajak bisa lakukan tracking. Kalau WP lakukan permohonan pindah buku, daftar NPWP, mereka bisa tracking sampe mana proses permohonan mereka," kata Plt Kepala KPP Pratama Tanjung Pandan Fadjar Julianto di KPP Tanjung Pandan, Belitung, Selasa (18/4/2017).

Setelah WP mengajukan permohonan pun, dijelaskannya, nantinya mereka akan mendapatkan informasi mengenai tahapan proses permohonan yang diajukannya. Sehingga WP tahu persis

perkembangan permohonan yang mereka ajukan.

"Jadi tahapanya saat WP ajukan permohonan langsung kita beri notif lewat sms atau email bahwa (misalnya) permohonan Anda sudah diterima (pegawai pajak), diperkirakan akan selesai sesuai SOP sekian hari," terangnya.

Setelah permohonan WP selesai pun, nantinya mereka akan sesegera mungkin mendapatkan pemberitahuan. "Selanjutnya disms atau email, layanan saudara sudah selesai dan kita kirim tanggal sekian," lanjutnya.

"Kita sebagai pelayan publik sebagai sarana kontrol. Jadi nggak ada yang disembunyikan kalau mereka lacak, mereka bisa komplain kok sudah lewat (melebihi tenggat waktu yang semestinya)," terang dia.

Dengan kata lain, pihak pajak mampu memberikan kepastian, bahwa permohonan yang mereka ajukan benar-benar diproses sesuai prosedur. Namun aplikasi tersebut saat ini masih dalam tahap penyempurnaan.

"Kenapa Beripat kita munculkan, karena produk hukum makin lama makin banyak dari sisi WP maupun kami. Harus ada alat untuk bisa memonitoring sampe sejauh mana sih. Ujungnya di tracking, tapi belum sampe ke situ," tambahnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini