Image

Kereta Cepat Molor, Menhub: Belum Ada Pembicaraan Mundur

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 20 April 2017, 20:57 WIB
https img o okeinfo net content 2017 04 20 320 1672857 kereta cepat molor menhub belum ada pembicaraan mundur AJz4f3LlWY jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi belum bisa membenarkan jika kereta cepat Jakarta-Bandung molor. Dirinya masih berpegangan pada konsesi yang telah dibuat sebelumnya yakni akan dimulai dan beroperasi 2019.

“Jadi gini, kita mesti melihat dari beberapa sisi. Kalaupun akan mundur pasti ada kalkulasi, tapi sampai saat ini belum ada statement mundur,” kata Budi di Hotel ShangriLa,Jakarta,Kamis (20/4/2017).

Hal itu diyakini Budi pun karena belum ada informasi tentang penundaan ini dari pihak konsorsium yaitu Kementerian Badan Usaha Milik Negara yang membentuk perusahaan patungan Indonesia dan Tiongkok.

“Belum ada pembicaraan dengan Bu Rini ,Kalau sudah ada obrolan baru mundur,” kata Budi
Namun jika memang nantinya harus mundur , dirinya akan menyiapak biaya kalkulasi konsesi yang harus ditanggung.

“Jadi gini, kita mesti melihat dari beberapa sisi. Kalaupun akan mundur pasti ada kalkulasi, tapi sampai saat ini belum ada statement mundur,” tuturnya.

Sebelumnya, Walikota Ridwan Kamil mengatakan konsesi dan pengoperasian Kereta Cepat Jakarta – Bandung akan mundur di tahun 2020. Awalnya perjanjian konsesi antara Kementerian Perhubungan dengan PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) di targetkan bisa rampung pada tahun 2019.

"Saya sudah ketemu pak Presiden beliau mengindikasikan 2020 sudah bisa digunakan mundur setahun yang seharusnya tahun 2019," ujar Emil.

Lebih lanjut Emil membantah jika molornya kereta cepat Jakarta Bandung dikarenakan oleh pembebasan. Justru Emil menyebut pembebasan lahan sudah tidak ada masalah dan berlangsung lancar.

“Lagi pembebasan lahan, tapi saya enggak hafal (sudah berapa). Alhamdulillah tidak ada masalah," jelas Emil.

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini