Image

Banyak Insentif tetapi Masyarakat Masih Ogah Beli Properti

Trio Hamdani, Jurnalis · Jum'at 21 April 2017, 06:01 WIB
https img o okeinfo net content 2017 04 20 470 1672755 banyak insentif tetapi masyarakat masih ogah beli properti uQu4pv4BHp jpg Ilustrasi (shutterstock)

JAKARTA -Di tengah kondisi yang kondusif pada inflasi, suku bunga, kurs Rupiah, namun industri properti masih tumbuh dengan lambat

"Perkembangan ekonomi pertama dari inflasi sudah setahun cukup rendah di bawah 4%. Satu sisi bagus, sisi lain sebenarnya ekonomi kita enggak tumbuh besar. Inflasi rendah enggak banyak pergerakan, harga relaitf stagnan," kata Kepala Departemen Riset dan Konsultasi Savills Indonesia Anton Sitorus di Kantor Savills Indonesia, Kamis (20/4/2017).

Tak hanya inflasi, Sertifikat Bank Indonesia (SBI) disebutnya saat ini terbilang rendah. Mestinya dengan rendahnya suku bunga dapat memberikan stimulus terhadap sektor properti. Faktanya, suku bunga rendah tak banyak mendukung sektor tersebut.

"SBI sekarang masih sekitar 5%. Secara historis tergolong rendah. Kalau suku bunga rendah mendukung properti, tapi belakangan ini properti tak terlalu signifikan," jelasnya.

Baca Selengkapnya: Banyak Dukungan, Tapi Masyarakat Masih Ngerem Investasi di Properti

(dnb)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini