Image

Mengajak Kartini Masa Kini Cerdas Berinvestasi

Sabtu 22 April 2017, 06:52 WIB
https img o okeinfo net content 2017 04 21 278 1673372 mengajak kartini masa kini cerdas berinvestasi XbsGZagNlQ jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Perempuan masa kini bebas beraktivitas, tidak lagi terbelenggu seperti di masa kecil Ibu Kartini. Perempuan tidak hanya harus cantik dalam merawat diri, tetapi juga harus pandai dalam mengelola keuangan.

Seorang perempuan adalah menteri keuangan di rumah tangganya. Sehebat apapun seorang perempuan berkarier atau membangun usaha, dia juga harus hebat mengelola keuangan keluarganya.

Inilah antara lain ilmu yang bisa didapat para perempuan di acara Kartini Expo yang diadakan PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Kartini Expo dalam rangka memeriahkan Hari Kartini yang jatuh pada bulan April ini, akan diadakan selama tiga hari, Jumat-Minggu 21-23 April 2017 di Main Hall BEI.

Kartini Expo 2017 dengan tajuk Kartini, Yuk Nabung Saham! mengangkat konsep Perempuan Cerdas Investasi (beauty, smart, independent & investing). Diharapkan acara yang dikemas dengan menarik ini akan menghilangkan paradigma berinvestasi itu sulit.

Akan ada 30 booth yang akan diisi oleh perusahaan sekuritas, manajer investasi, dan pendukung pameran lainnya. Berbeda dengan acara expo lain, kali ini selain talkshow investasi, ada acara fashion show, beauty class, health class, dan hiburan musik yang menarik diikuti para perempuan, Kartini masa kini. Sebagai rangkaian kegiatan menuju Kartini Expo 2017 BEI menyelenggarakan sekolah pasar modal khusus untuk Female Bikers.

Kartini Expo akan dihadiri sekitar 500 peserta selama berlangsungnya acara dari kalangan calon investor (profesional, ibu rumah tangga dan entrepreneur), investor pasar modal, pelaku pasar modal, mahasiswa, masyarakat umum, dan media.

Sesi fashion show akan diisi oleh Cera Official feat.

Komunitas House of Perempuan (HOPE), Pengenalan Budaya Indonesia oleh Conseil International des Organisations de Festivals de Folklore et d’Arts Traditionnels (CIOFF) Indonesia, dan beauty class dipersembahkan oleh PT Mandom Indonesia Tbk dengan produknya PIXY.

Sebagai bagian mempercantik dan menjaga kebugaran, akan diadakan pula Yoga Class pada Minggu pagi.

Sementara sesi Talkshow Financial mengangkat berbagai tema, yaitu "Kartini Masa Kini: Penampilan Stylish, Isi Dompet Tak Kalah Stylish" oleh Nurfitriavi Noeriman dari Tatadana Consulting dan Widi Mulia. Talkshow Financial hari kedua, “Perempuan sebagai Menteri Keuangan di Rumah” oleh Fioney Sofyan dan Bunga Mega.

Sementara Talkshow Financial hari ketiga diberi judul “Ibu Hebat, Ibu Cerdas Keuangan” Indah Hapsari dari Janus.ID bersama Tara Amelz dan Astrid Satwika”

Sejumlah emiten ikut terlibat memaparkan kinerja keuangan dan prospek saham masing-masing, sebagai dasar investor untuk mengambil keputusan berinvestasi. Melalui Kartini Expo ini diharapkan, BEI dapat mengenalkan perusahaan tercatat yang produknya digunakan oleh perempuan dan sahamnya dapat dibeli oleh masyarakat.

Membangun awareness dan ketertarikan masyarakat umum mengenai pasar modal dan investasi di pasar modal, khususnya untuk para perempuan. Memberikan edukasi mengenai pasar modal dan berinvestasi di pasar modal sehingga tertanam kebutuhan untuk berinvestasi di pasar modal.

Dengan acara ini diharapkan juga akan menambah jumlah investor baru dan investor aktif di pasar modal. BEI berusaha untuk terus menyebarkan semangat berinvestasi di pasar modal Indonesia, ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk para perempuan.

Data indeks literasi dan inklusi keuangan di pasar modal Indonesia masih kecil sebesar 4,4% dan 1,25%, jauh lebih rendah dari indeks literasi dan inklusi di perbankan. Namun angka tersebut sudah naik dibandingkan tahun 2013, di mana indeks literasi dan inklusi keuangan pasar modal berada di angka 3,79% dan 0,11%.

Sementara berdasarkan gender, literasi keuangan laki-laki sebesar 25%, dan perempuan masih di angka 19%. Hal ini menunjukkan pemahaman para perempuan terhadap produk keuangan (bank, asuransi, dan pasar modal) masih rendah. Padahal sebanyak 51% pengelola keuangan keluarga ada di tangan para perempuan. (TIM BEI)

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini