Image

Hari Kartini, Teknologi Menghapus Kesulitan yang Dialami Wanita Zaman Dulu

Fakhri Rezy, Jurnalis · Jum'at 21 April 2017, 10:17 WIB
https img okeinfo net content 2017 04 21 320 1673121 hari kartini teknologi menghapus kesulitan yang dialami wanita zaman dulu nwhVHUpYs0 png Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Raden Adjeng Kartini adalah sosok yang menginspirasikan banyak orang terutama kaum wanita Indonesia. Beliau jadi contoh nyata bahwa perempuan harus memiliki keberanian dan kecerdasan sebagai bekal untuk mengaktualisasi diri dalam bentuk apa pun.

Begitulah sosok Kartini di mata CFO Elevenia Lila Nirmandari yang merupakan salah satu pemimpin wanita di era digital ini.

Bagi Lila, dirinya tidak pernah melihat seorang pekerja itu atas dasar perbedaan gendernya. "Intinya, orang yang bisa kerja bagus pasti akan maju, tidak peduli apakah dia itu perempuan atau laki-laki," ujarnya kepada Okezone.

Oleh karena itu, lanjutnya, penting bagi wanita memiliki skill dan attitude kerja yang baik. Hal ini dikarenakan wanita dalam hal ini menjadi penentu langkah-langkah mereka kelak nantinya.

Apalagi di era digital ini, lanjutnya, teknologi sangat membantu wanita untuk berkembang. Walaupun tidak bekerja di kantor, para Kartini Indonesia bisa tetap meng-update dirinya menggunakan alat berbasis teknologi masa kini.

Bukan hanya itu, dirinya menjelaskan, kemudahan bisa didapatkan juga jika mereka ingin bisa tetap berkarya dari rumah. Misalnya, berjualan via online atau menambah skill tertentu dengan belajar dari aplikasi-aplikasi serta memiliki waktu yang efektif dengan berbelanja via online.

"Teknologi itu menghapus kesulitan-kesulitan yang dialami wanita zaman dulu," ujarnya.

Dirinya yang mengagumi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ini menyarankan, saat ini bukan zamannya lagi kita dibedakan atas dasar wanita atau pria. Pekerjaan apa pun serta situasi bagaimanapun harus tetap bisa dilewati oleh siapa pun.

"Tetapi, jangan juga terlena dengan kemajuan yang terus berkembang tanpa batas, karena manusia tetaplah punya batasnya," tutupnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini