Image

Mengenal Kartini Modern Terkaya di Indonesia

Agregasi Jum'at 21 April 2017, 11:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 04 21 320 1673190 mengenal-kartini-modern-terkaya-di-indonesia-IclAtWwXG9.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

APRIL adalah bulan kelahiran pahlawan emansipasi wanita RA Kartini. Berkat Kartini, wanita Indonesia bisa memiliki peran yang sejajar dengan pria.

Tak seperti zaman dulu, wanita masa kini tak hanya berperan sebatas mengurus dapur saja. Kartini membuat para wanita semakin bersemangat dalam memanfaatkan potensi yang ada dalam dirinya . Kini, tak perlu kaget ketika berjumpa polisi wanita, dokter wanita, atau bahkan pilot wanita.

Salah satu Kartini modern Indonesia yang terbilang hebat adalah sosok yang memiliki nama mirip sang pahlawan, Kartini Muljadi. Perempuan yang satu ini masuk dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia 2016 versi Forbes dengan kekayaan mencapai US$760 juta (Rp9,88 triliun). Pada 2015, kekayaannya sebesar US$715 juta (Rp9,29 triliun). Kartini Muljadi bahkan satu-satunya perempuan dalam daftar orang terkaya di Indonesia.

Yuk mengenal lebih jauh tentang Kartini Muljadi, CekAja.com merangkumnya dari berbagai sumber:

Menempuh pendidikan bidang hukum

Kartini Muljadi adalah perempuan keturunan Belanda yang lahir pada 17 Mei 1930 di Kebumen, Jawa Tengah. Dia sempat mengenyam pendidikan di sekolah khusus keturunan Belanda di Kebumen.

Ayahnya adalah Budi Tjahjono, yang kala itu menjabat sebagai kepala pembukuan di Algemene Nederlandsch Indische Electriciteit Maatschappij (ANIEM) atau sekarang bernama Perusahaan Listrik Negara (PLN). Sedangkan ibunya bernama Marianne Han dan merupakan seorang guru.

Selanjutnya, Kartini sempat kuliah di Surabaya dan Yogyakarta, sebelum akhirnya pindah ke Jakarta dan memililih Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia. Pada 1958, dia meraih gelar sarjana hukum. Latar belakang pendidikan tersebut membawanya pada karir pertama sebagai hakim muda.

Menjadi tulang punggung

Saat menempuh pendidikan hukum, dia menikah dengan Djojo Muljadi dan memiliki anak. Namun, Djojo meninggal pada 1973. Kartini pun menjadi tulang punggung keluarga alias wanita pencari nafkah. Karena tuntutan kebutuhan, dia berupaya mencari penghasilan lebih banyak dengan menjadi notaris.

Sembari menjadi notaris, dia mengajar kuliah di berbagai fakultas hukum di Jakarta. Kartini menjadi notaris papan atas pada 1970-1980an. Pada 1990, dia mendirikan kantor pengacara dan konsultan hukum sendiri, bernama Muljadi & Rekan, yang tumbuh pesat.

Saling membantu untuk sukses

Namun, kekayaannya tak hanya dari situ saja. Anak-anaknya tumbuh sebagai pengusaha dan saling membantu agar keluarga meraih sukses. Harta kekayaan Kartini juga berasal dari produsen obat PT Tempo Scan Pasifik Tbk. yang saat ini dioperasikan oleh anaknya Handojo Muljadi.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini