Image

Penerapan Euro 4, Inovasi untuk Ketahanan Energi

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 21 April 2017, 13:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 04 21 320 1673280 penerapan-euro-4-inovasi-untuk-ketahanan-energi-94XpK2mD2u.jpg (Foto: Koran SINDO)

JAKARTA - Sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan No 20/Setjen/Kum.1/3/2017 yang sudah diterbitkan pada 10 Maret 2017, Indonesia akan segera memberlakukan standar emisi Euro 4 Peraturan tersebut akan berlaku efektif 18 bulan ke depan khusus untuk bahan bakar minyak (BBM) bensin dan empat tahun untuk BBM solar (diesel) sejak diterbitkan.

Menurut Sekertaris Jenderal Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bambang Hendroyono, Euro 4 merupakan sebuah inovasi yang bagus guna mendukung ketahanan energi.

"Kita baru proses regulasi yang sudah dikeluarkan. Dan ini sebuah inovasi sebenarnya untuk mendukung ketahanan energi," ujarnya di Kantor Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Jakarta, Jumat (21/4/2017)

Menurut Bambang, sudah sewajarnya jika pihaknya yang juga berkecimpung dalam hal penataan pengelolaan untuk mendukung Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk Euro 4. Saat ini, Kementrian LHK sedang dalam peoses implementasi mengenai bagaimana sosialisasi ke pelaku pengangkutan.

"Jadi di KLHK termasuk yang berkecimpung dalam hal penataan atau pengelolaan untuk mendukung Kementerian ESDM juga untuk euro 4. Jadi, kita sedang lakukan proses implementasi bagaimana sosialisasi ke pelaku yang sering menggunakan pengangkutan dan sebagainya," jelasnya.

Sebelumnya, Senior Vice President Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina Daniel Purba mengatakan Pertamina masih melakukan kajian kilang pabrik untuk mencapai standar Euro 4. Pertamina masih membutuhkan koordinasi internal antara Pertamina dan Pemerintah untuk dapat mengejar target yang telah ditetapkan.

"Euro 4 strateginya adalah di pabrik ya, tentunya di kilang kita. Jadi isunya masih baru. Kita akan koordinasi di internal Pertamina dan tentu dengan Pemerintah. Akan ada saya kira komunikasi lebih intensif untuk membahas itu," ujarnya

Daniel mengatakan belum memiliki gambaran khusus mengenai pelaksanaan Euro 4 tahun 2018, termasuk kendala yang akan dihadapi Pertamina. "Saat ini belum terlaksana, belum diimplementasikan, jadi kita belum punya gambaran utuh," kata Daniel

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini