Image

Daftar 9 Kerjasama Indonesia-AS, dari PLN hingga Dirgantara Indonesia

Ulfa Arieza, Jurnalis · Jum'at 21 April 2017, 15:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 04 21 320 1673463 daftar-9-kerjasama-indonesia-as-dari-pln-hingga-dirgantara-indonesia-Kpgw71IuMO.jpg Ilustrasi kerjasama. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menyaksikan penandatanganan sembilan kesepakatan Business to Business (B-to-B) antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Kerjasama Indonesia dan Amerika Serikat ditandai dengan kunjungan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence ke Indonesia pada hari Kamis dan Jumat tanggal 20-21 April 2017.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Sujatmiko mengatakan, dari penandatanganan sembilan kesepakatan kerjasama, dua di antaranya disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla dan Wakil Presiden AS Mike Pence. Sedangkan tujuh lainnya disaksikan langsung oleh Menteri Ignasius Jonan.

"ExxonMobil akan menandatangani kontrak penjualan LNG sebanyak 1 juta ton per tahun dengan PT Pertamina (Persero) selama 20 tahun yang akan berlaku pada tahun 2025," ujarnya sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis Kementerian ESDM, Jumat (21/4/2017).

Penandatanganan kerjasama lain yang disaksikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla adalah kerjasama Pacific Infra Capital, PT Infra Cerdas Indonesia dan PT PLN untuk pemasangan smart metering di jaringan listrik Jawa - Bali.

"Tujuan kunjungan Mike Pence antara lain, memperdalam hubungan ekonomi, meningkatkan kerjasama untuk prioritas keamanan regional bersama, serta meningkatkan hubungan dan pertukaran antar masyarakat," tambah Sujatmiko.

Dalam kesempatan tersebut, diumumkan juga kerjasama yang telah ditandatangani sebelumnya, yaitu, kerjasama General Electric (GE) dengan PLN terkait pengadaan turbin yang paling efiesien, dan membantu menekan harga serta mereduksi emisi karbon serta kerja sama Ormat Technologies dengan PLN dalam penyelesaian PLTP Sarulla 3x110 MW dengan total investasi sekitar USD1,7 miliar.

Adapun tujuh penandatanganan kerjasama yang disaksikan oleh Menteri Jonan meliputi:

1. Kerjasama PLN - PowerPhase untuk pemasangan TurboPhase booster system pada PLTG. Teknologi tersebut dapat mengurangi konsumsi bahan bakar, mengurangi emisi, dan memperbesar output listrik yang dihasilkan.

2. Kerjasama PLN- Applied Material untuk memasang Fault Current Limiter yang dapat mengurangi Fault Current Levels di jaringan listrik Jawa Barat. Applied Materials berkeinginan untuk melakukan FS untuk teknologi ini pada gardu induk 500 kw.

3.Kerjasama PLN - Halliburton untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Tulehu Ambon serta strategi jangka panjang untuk pengembangan panas bumi.

4. Kerjasama Greenbelt Resource dan Jababeka Infrastructure untuk pengembangan fasilitas waste to resource di Jababeka yang akan disebut JababECO.

5. Kerjasama TNI Angkatan Udara Indonesia dengan Lockheed Martin, terkait teknologi Sniper Advanced Targeting Pods (ATP).

6. Kerjasama Honeywell dengan PT. Dirgantara Indonesia untuk penyediaan 34 mesin turboprop TPE331

7. Kerjasama NextGen dengan Pemerintah Samarinda untuk proyek low carbon waste to electricity.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini