Image

ASTAGA! OJK Kantongi 91 Investasi Bodong

Ulfa Arieza, Jurnalis · Jum'at 21 April 2017, 18:08 WIB
https img okeinfo net content 2017 04 21 320 1673665 astaga ojk kantongi 91 investasi bodong T4xShSY62k jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengantongi sebanyak 91 laporan kegiatan investasi bodong. Dari 91 investasi yang berpotensi merugikan masyarakat tersebut 19 di antaranya yang telah resmi dihentikan tahun 2017. 


Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Kusumaningtuti S Soetiono menjelaskan bahwa mayoritas investasi bodong ini menghimpun dana masyarakat. Investasi bodong tidak dapat memberikan kejelasan operasional dana yang terhimpun tersebut karena menggunakan sistem piramida. Jadi menggantungkan partisipasi dari peserta berikutnya.


"Sehingga akhirnya walaupun menjanjikan imbal hasil yang tinggi sekali, kalau tidak ada peserta yang banyak, jadi tersendat pembayaran bunganya dan kemudian tidak bisa memenuhi janjinya untuk mengembalikan pokoknya," ungkapnya di Jakarta, Jumat (21/4/2017).


Kusumaningtuti mengatakan bahwa investasi bodong biasanya memberikan imbal balik yang lebih tinggi di atas rata - rata investasi lainnya. Karenanya, masyarakat dihimbau agar tidak mudah terpengaruh dengan iming-iming keuntungan investasi yang sangat tinggi dan tidak masuk akal. 


"Satu saja yang paling mudah diingat adalah begitu imbal hasilnya di atas rata-rata pasar yang ditawarkan, itu harus hati-hati. Rata-rata misalnya berpedoman pada yield saham yang selama berapa tahun terakhir enggak ada (imbal hasil)  yang di atas 25% selama setahun," terangnya. 


Seluruh 91 investasi bodong ini berhasil dihimpun OJK sejak Agustus 2016 hingga akhir Maret 2017. OJK juga akan menindak tegas para pelaku investasi bodong apabila terbukti merugikan konsumen. Para investor bodong akan segera diserahkan kepada pihak yang berwajib. 

"Kalau ternyata masih melakukan tindakan yang merugikan masyarakat pasti akan ditindak oleh penegak hukum," pungkasnya. 

(kmj)

(Rani Hardjanti)

  • TAG :
  • JK

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini