Image

BUSINESS HITS: Inilah Makna Penting Kunjungan Wapres AS Mike Pence

Koran SINDO, Jurnalis · Sabtu 22 April 2017, 05:01 WIB
https img okeinfo net content 2017 04 21 320 1673878 business hits inilah makna penting kunjungan wapres as mike pence G4gnP2vqqD jpg Ilustrasi (shutterstock)

JAKARTA - Kunjungan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence diharap mampu mengamankan ekspor Indonesia ke Negara Adi Daya tersebut. Saat ini, AS tengah menginvestigasi belasan negara yang memiliki surplus dagang terhadap AS, termasuk Indonesia. 
Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif kepada menteri perdagangannya untuk melakukan investigasi kepada negara-negara yang dianggap memberikan subsidi yang tidak adil (dumping) dalam perdagangan dengan negara tersebut. Perintah tersebut terkait dengan defisit dengan para mitra dagang AS tahun lalu yang mencapai USD500 miliar.
Tercatat sebanyak 16 negara yang menjadi penyumbang defisit neraca perdagangan AS, di mana yang tertinggi adalah China dengan nilai defisit yang mencapai USD347 miliar, diikuti Jepang USD68,9 miliar, Jerman USD64,9 miliar, Meksiko USD63,2 miliar, Irlandia USD35,9 miliar, Vietnam USD32 miliar, dan India USD24 miliar. Negara-negara lain yang disebutkan dalam daftar investigasi itu adalah Italia, Korea Selatan, Malaysia, Thailand, Prancis, Swiss, Taiwan, Indonesia, dan Kanada.
Baca Selengkapnya: Kunjungan Wapres AS Diharap Amankan Perdagangan RI-Amerika
http://economy.okezone.com/read/2017/04/21/320/1673125/kunjungan-wapres-as-diharap-amankan-perdagangan-ri-amerika

JAKARTA - Kunjungan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence diharap mampu mengamankan ekspor Indonesia ke Negara Adi Daya tersebut. Saat ini, AS tengah menginvestigasi belasan negara yang memiliki surplus dagang terhadap AS, termasuk Indonesia. 

Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif kepada menteri perdagangannya untuk melakukan investigasi kepada negara-negara yang dianggap memberikan subsidi yang tidak adil (dumping) dalam perdagangan dengan negara tersebut. Perintah tersebut terkait dengan defisit dengan para mitra dagang AS tahun lalu yang mencapai USD500 miliar.

Tercatat sebanyak 16 negara yang menjadi penyumbang defisit neraca perdagangan AS, di mana yang tertinggi adalah China dengan nilai defisit yang mencapai USD347 miliar, diikuti Jepang USD68,9 miliar, Jerman USD64,9 miliar, Meksiko USD63,2 miliar, Irlandia USD35,9 miliar, Vietnam USD32 miliar, dan India USD24 miliar.

Negara-negara lain yang disebutkan dalam daftar investigasi itu adalah Italia, Korea Selatan, Malaysia, Thailand, Prancis, Swiss, Taiwan, Indonesia, dan Kanada.

Baca Selengkapnya: Kunjungan Wapres AS Diharap Amankan Perdagangan RI-Amerika

(dnb)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini