Image

Rumah Menengah Atas Bisa Gunakan Skema 'DP Nol Rupiah', Apalagi Menengah Bawah

Trio Hamdani, Jurnalis · Jum'at 21 April 2017, 12:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 04 21 470 1673210 rumah-menengah-atas-bisa-gunakan-skema-dp-nol-rupiah-apalagi-menengah-bawah-6t8EjkbUKD.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Realisasi program Down Payment (DP) rumah nol Rupiah pasangan Cagub-Cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno dinantikan usai menang hitung cepat versi lembaga survei.

Masa kampanye menjadi masa yang cukup menantang bagi keduanya. Sebab program DP nol Rupiah dinilai tak dapat diterapkan. Padahal, sebernya, di kondisi rill, praktik DP nol Rupiah sudah diterapkan pengembang. Bahkan hal itu diterapkan untuk tempat tinggal kelas menengah atas

"Nah kalau misalnya di developer lain bukan yang menengah bawah, tapi menengah ke atas sedikit itu sudah ada yang menerapkan (DP nol Rupiah) itu sebenernya," kata Director Residential Savills Indonesia Deden Sudarbo dihubungi Okezone di Jakarta.

Jika tempat tinggal yang diperuntukkan kalangan menengah atas saja bisa menggunakan skema tanpa DP, tentunya skema tersebut akan sangat mungkin diterapkan untuk tempat tinggal yang segmentasinya kalangan menengah bawa.

Apalagi DP nol Rupiah pada intinya merupakan skema yang memudahkan calon pengkredit rumah agar tak terbebani dengan DP. Dengan diterapkan DP nol Rupiah bukan berarti ada pemotongan harga. Sehingga skema tersebut tak masalah diterapkan.

"Kalau DP nol Rupiah itu sebenernya itu kan intinya harga rumah langsung dicicil. Misalnya, kita ngasih cicilan 36 kali atau 36 bulan, logikanya kan misalnya harganya Rp150 juta jadi dibagi 36 gitu kan," jelasnya.

Dia menyebutkan, salah satu pengembang besar yang sudah menerapkan DP nol Rupiah untuk segmentasi hunian kelas menengah atas adalah Agung Sedayu.

"Kayak Agung Sedayu ngasih 60 kali (cicilan) tanpa DP, enggak pakai DP langsung bablas. Tapi hargannya dinaikkan. Kalau misalnya beli dengan DP, dengan normal, harganya Rp500 juta mungkin dengan DP nol harganya jadi Rp650 juta," tambahnya. (tro)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini