nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Amanat Presiden, Sri Mulyani Pastikan Anggaran untuk Program Prioritas!

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Rabu 26 April 2017 13:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 04 26 20 1676715 amanat-presiden-sri-mulyani-pastikan-anggaran-untuk-program-prioritas-y3ANYmvwpU.jpg Foto Musrenbangnas (Lidya/Okezone)

JAKARTA - Pemerintah saat ini tengah melakukan pembangunan secara besar-besaran untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Pasalnya banyak program prioritas yang tengah difokuskan pemerintah, mulai dari pembangunan infrastruktur yang dimulai dari daerah pinggiran atau daerah terpencil untuk pemerataan ekonomi.

Anggaran yang dikeluarkan pemerintah pun tidak sedikit. Setidaknya dana APBN sekira Rp1.500 triliun akan dikeluarkan Pemerintah untuk pembangunan di seluruh Indonesia hingga tahun 2019 mendatang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan instruksi agar program prioditas diutamakan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pihaknya akan bersama-sama dengan Kementerian Bappenas dan Kementerian/Lembaga lainnya akan menjaga untuk memastikan anggaran ini akan benar-benar masuk ke program prioritas.

"Kalau dari daerah kan kita lihatnya instrumen Dana Alokasi Umum (DAU) itu sepenuhnya di APBD tetapi Dana Alokasi Khusus (DAK) bisa kita sesuaikan dengan prioritas nasional karena memang ditujukan untuk membuat daerah-daerah itu mengejar ketertinggalan dan mengisi prioritas-prioritas nasional dengan proyek-proyek yang di daerah," ungkapnya saat menghadiri pembukaan Musrenbangnas di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Dirinya pun mengatakan sesuai yang telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka acara Musrenbangnas, apabila Kementerian/Lembaga ada program seperti pertanian, yakni waduk atau irigasi sawah itu harus terintegrasi.

Menurutnya, hal itu bisa dilakukan secara sepenuhnya antara beberapa Kementerian/Lembaga dengan Pemerintah Daerah.

"Sekarang kan Presiden meminta bahwa seperti masalah irigasi ini dikoordinasikan oleh Menteri PU. Sehingga PU mengetahui di mana lokasinya, sehingga disesuaikan dengan di mana lokasi untuk persawahannya. Juga untuk masalah-masalah yang lain akan ditentukan tadi untuk transportasi antara pelabuhan dengan jalan raya. Presiden kan setiap bulan juga sudah mengundang semua gubernur-gubernur untuk melihat prioritas nasional," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini