Laba Bersih Waskita Beton Meroket 93% Jadi Rp196 Miliar di Kuartal I

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 03 Mei 2017 17:08 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 03 278 1682281 laba-bersih-waskita-beton-meroket-93-jadi-rp196-miliar-di-kuartal-i-T6kbQWWVES.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang signifikan di kuartal I-2017. Tercatat, pendapatan sebesar Rp1,22 triliun atau meningkat 72,6% jika dibandingkan perolehan di kuartal I 2016 sebesar Rp705,87 miliar.

Sementara itu, WSBP membukukan laba bersih sebesar Rp196,25 miliar atau tumbuh 93,5% dibandingkan perolehan laba bersih di kuartal I-2016 sebesar Rp101,39 miliar.

Bisnis precast masih menjadi penyumbang terbesar pendapatan Perseroan dengan perolehan sebesar Rp690,97 miliar di kuartal I atau tumbuh 52,9% dibandingkan periode yang sama pada 2016.

Pendapatan bisnis readymix di kuartal I juga tumbuh 52,9% menjadi Rp388,67 miliar. Pada periode tersebut, Perseroan juga mencatatkan pendapatan dari bisnis jasa konstruksi sebesar Rp138,77 miliar yang diperoleh dari proyek jalan tol Krian Legundi Bunder.

Direktur Utama Waskita Beton Precast Jarot Subana melihat pencapaian di kuartal pertama ini masih sesuai dengan target perusahaan untuk 2017. Perolehan pendapatan sebesar Rp1,22 triliun tersebut setara dengan 15,7% dari target sepanjang 2017 yang sebesar Rp7,75 triliun atau lebih tinggi dibandingkan capaian pendapatan di kuartal I-2016 sebesar 14,9%.

Selain kontribusi dari kenaikan pendapatan usaha, tingginya pertumbuhan laba bersih Perseroan disumbang oleh perolehan pendapatan lain-lain berupa pendapatan bunga.

“Kami optimis mencapai target tahun ini, terlebih dengan posisi kami sebagai perusahaan precast dengan kapasitas terbesar dan ditambah kemampuan pendanaan kami yang kuat membuat kami sangat siap untuk menyerap permintaan yang tinggi dari proyek infrastruktur, baik itu kebutuhan beton precast maupun readymix” ungkap Jarot dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Rata-rata produksi precast WSBP pada di kuartal I mencapai 155.417 ton per bulan, volume ini meningkat 49,9% dibandingkan volume produksi kuartal I-2016 sebesar 103.691 ton per bulan. Hingga akhir 2017, Perseroan akan meningkatkan kapasitas produksi precast menjadi 3,25 juta ton dari kapasitas saat ini sebesar 2,65 juta ton.

Proyek jalan tol masih akan menjadi katalis pertumbuhan bagi WSBP ke depan, namun WSBP juga fokus melakukan pengembangan di segmen lainnya seperti gedung, jembatan, dan terminal yang sudah berjalan saat ini. Serta pembukaan segmen bisnis lainnya seperti infrastruktur rel kereta api dan pembangkit listrik.

Direktur Pengembangan Bisnis WSBP Yulianto Nugroho mengemukakan kebutuhan akan beton precast ke depan akan semakin luas, tidak hanya jalan tol dan juga tersebar seiring dengan rencana pemerintah mendorong percepatan pembangunan di luar Pulau Jawa.

“Sebagai perusahaan yang terus tumbuh, kami terus mengembangkan bisnis kami, tidak hanya dari size tapi juga diversifikasi jenis proyek. Saat ini memang pembangunan infrastruktur jalan tol cukup masif sehingga permintaan ready mix dan precast sangat tinggi, namun kami tetap melihat potensi kebutuhan precast bagi infrastruktur lainnya seperti kereta api, pembangkit listrik, dermaga, dan lainnya,” tegas Anton.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini