Image

Menteri Rini Targetkan Hanya Merpati, BUMN yang Merugi pada 2017

ant, Jurnalis · Rabu 03 Mei 2017, 17:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 03 320 1682269 menteri-rini-targetkan-hanya-merpati-bumn-yang-merugi-pada-2017-z74qvrRht1.jpg Menteri BUMN Rini Soemarno. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menargetkan hanya satu perusahaan pelat merah yang mengalami kerugian pada 2017 yakni PT Merpati Nusantara Airlines.

Menurut Rini, maskapai penerbangan itu paling mungkin merugi tahun ini lantaran tidak lagi beroperasi.

"Yang paling mungkin masih merugi Merpati karena kan sudah berhenti beroperasi," katanya dalam Seminar Performa, Kinerja, dan Prestasi BUMN Indonesia di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Rini mengakui masih ada perusahaan BUMN yang merugi saat ini. Namun, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk meminimalisasi kondisi tersebut. Salah satu yang dilakukan, lanjut dia, yakni dengan menggalang sinergi untuk investasi, pengadaan barang, hingga operasional.

"Banyak hal yang sebetulnya secara sinergi bisa kami lakukan bersama. Contohnya tahun ini kami menargetkan ATM bersama akan betul-betul efektif untuk seluruh perbankan. Itu akan menekan 'cost' yang cukup besar dan banyak. Di pelabuhan, sistem IT juga akan kami satukan," imbuhnya.

Sebelumnya, Sekretaris BUMN Imam Apriyanto Putro mengungkapkan sebanyak 26 BUMN merugi pada triwulan pertama 2017 dengan total Rp3,8 triliun. Pada periode yang sama di tahun sebelumnya, tercatat sebanyak 27 BUMN yang merugi dengan total Rp3,2 triliun.

Sementara itu, Kementerian BUMN berhasil mencatatkan laba Rp39 triliun pada triwulan pertama 2017 dengan perolehan aset sebesar Rp6.560 triliun. Kementerian menargetkan laba 2017 mencapai Rp197 triliun.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini