Image

Sindiran Pedas Sri Mulyani: APBN Bukan Alat Memuaskan Para Birokrat

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 10 Mei 2017, 14:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 10 20 1687870 sindiran-pedas-sri-mulyani-apbn-bukan-alat-memuaskan-para-birokrat-CP66l3VsSO.jpg Foto: Feby Novalius

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Kepegawaian Negara (BKN) 2017. Sri Mulyani langsung menyinggung kinerja para birokrat yang hadir di acara tersebut.

Menurut mantan direktur Bank Dunia ini, kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) memang harus terus disinggung karena apa yang dikerjakan berhubungan langsung dengan masyarakat. Selain itu, kinerja perlu disinggung karena dalam rangka menjalankan fungsi dan tugas negara, alokasi anggaran yang diberikan untuk para birokrat ini cukup besar.

Berdasarkan APBN 2017, anggaran negara yang disiapkan sekira Rp2.080 triliun. Dengan rincian anggaran belanja operasional pemerintah sebesar Rp1.315 triliun, belanja pegawai Rp1.343 triliun, belanja barang Rp296,6 triliun, dan belanja modal Rp194,3 triliun.

Dari sisi neraca pemerintah pusat, anggaran belanja yang didapat sebesar 26,1% atau seperempat anggaran dari total anggaran belanja pegawai. Sementara anggaran belanja di daerah mencapai 50% untuk gaji hingga tunjangan.

"Nah, pertanyaan dari masyarakat kalau birokrat habiskan cukup besar anggaran itu, apakah mereka sudah bisa melayani masyarakat dengan baik?" tanya Sri, di JCC, Jakarta, Rabu (10/5/2017).

Sri melanjutkan, masyarakat pasti akan bertanya-tanya jika mengetahui anggaran yang dialokasikan kepada birokrat besar, tapi tidak diimbangi dengan pelayanan yang baik. Masyarakat pasti berpikir apakah tidak ada cara yang lebih baik dari pemerintah untuk membelanjakan APBN dan APBD-nya lebih baik.

"Jadi anggaran adalah alat tujuan bernegara memakmurkan masyarakatnya. APBN bukanlah alat untuk memuaskan birokrat. Ini pertanyaan yang harus terus dipertanyakan pada diri kita," tandasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini