Image

INSPIRASI BISNIS: Hobi dalam Fotografi? Yuk Mulai Usaha Bernilai Ekonomi

Fakhri Rezy, Jurnalis · Senin 15 Mei 2017, 05:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 12 320 1689828 inspirasi-bisnis-hobi-dalam-fotografi-yuk-mulai-usaha-bernilai-ekonomi-sfuf3NKFE6.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - Beberapa orang senang memotret. Momentum-momentum penting biasanya diabadikan dalam sebuah foto, prewedding, pernikahan, reuni sekolah, dan wisuda.

Jika Anda mempunyai keahlian memotret yang baik, mengapa tidak disalurkan menjadi sebuah bisnis yang menjanjikan.

A. Peluang Bisnis

Peluang bisnis ini cerah dan pasti menguntungkan. Anda dapat melakukannya sendiri ataupun dibantu oleh teman.

Pengguna jasa pemotretan biasanya individu, sepasang kekasih, keluarga, perusahaan, dan masih banyak lagi. Anda bisa memasarkan jasa pemotretan kepada mereka.

Dengan kemasan dan strategi promosi yang menarik, yakinlah bahwa bisnis Anda ini bisa sukses. Bekerjalah secara profesional sehingga pemakai jasa tidak kecewa.

B. Memulai bisnis

Untuk memulai bisnis ini, ada beberapa hal yang bisa Anda siapkan.

1. Kemampuan memotret dengan hasil yang baik.

2. Alat potret yang baik, miliki keterampilan menggunakan camera digital biasa atau profesional.

3. Pahami pengunaan alat-alat penunjang dalam pemotretan seperti tree port, backdrop, lampu studio, pemakaian flash, dan lain sebagainya.

4. Anda bisa bekerjasama dengan teman untuk memudahkan aktivitas Anda dalam pemotretan.

5. Lakukan promosi dengan gencar dengan strategi cerdas. Anda bisa mencetak kartu nama, menyebar leaflet, pamflet, dan brosur. Lakukan juga promosi dari mulut ke mulut, ceritakan bisnis Anda kepada teman-teman, saudara, atau kerabat. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, dan forum-forum untuk memasarkan jasa fotografi Anda.

C. Hambatan Bisnis

Risiko dan hambatan adalah hal yang biasa dalam menjalankan bisnis. Beberapa hambatan yang mungkin Anda alami yaitu sebagai berikut:

1. Adanya saingan Anda yang melakukan usaha serupa.

2. Naiknya harga cetak yang berhubungan dengan naiknya harga kertas foto dan tinta.

3. Pemakaian yang kurang terjaga dapat mengurangi kualitas alat potret.

4. Kurangnya perawatan perlengkapan potret bisa mengakibatkan kerusakan dan berkurangnya daya tahan kamera.

5. Hasil potret yang terbaik itu berpengaruh dengan keadaan cuaca.

6. Makin banyak masyarakat yang lebih memilih membeli sendiri kamera digital dan melakukan pemotretan sendiri.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini