Image

Pulang dari Jeddah, Sri Mulyani Bakal Langsung Paparkan Pembukaan Data Nasabah

Dedy Afrianto, Jurnalis · Rabu 17 Mei 2017, 15:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 17 20 1693247 pulang-dari-jeddah-sri-mulyani-bakal-langsung-paparkan-pembukaan-data-nasabah-DthflILka0.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan telah terbit pada 8 Mei 2017. Melalui aturan ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memiliki wewenang menilik informasi dan data nasabah bank.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Menteri Keuangan Sri Mulyani nantinya akan memberikan penjelasan secara langsung tentang terbitnya Perppu ini. Penjelasan pun akan diberikan oleh Sri Mulyani setelah selesai mengikuti rangkaian Annual Meeting Islamic Development Bank (IDB) ke-42 di Jeddah, Arab Saudi.

"Nanti untuk penjelasan lebih lanjut, besok Ibu Menteri Keuangan akan menyampaikan. Sekarang Ibu Menteri ada di Jeddah," kata Pramono di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Menurutnya, koordinasi juga telah dilakukan oleh internal pemerintah. Namun, wewenang untuk menjelaskan aturan ini secara rinci terdapat di Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardjojo, hingga Otoritas Jasa Keuangan.

"Kami sudah berkoordinasi yang pertama kali menyampaikan secara detail secara rinci adalah Bu Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, dan OJK," jelasnya.

Seperti diketahui, Indonesia telah mengikatkan diri pada perjanjian internasional di bidang perpajakan yang berkewajiban untuk memenuhi komitmen keikutsertaan dalam mengimplementasikan pertukaran informasi keuangan secara otomatis (Automatic Exchange of Financial Account Information). Hal ini membuat pemerintah harus segera membentuk peraturan perundang-undangan setingkat undang-undang mengenai akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan sebelum 30 Juni 2017.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini