nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tambah Menara, Tower Bersama Anggarkan Capex Rp2,5 Triliun

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 17 Mei 2017 19:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 17 278 1693469 tambah-menara-tower-bersama-anggarkan-capex-rp2-5-triliun-3LxCzS15LY.jpg Foto: Ulfa Arieza

JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menganggarkan belanja modal sebesar Rp2 triliun hingga Rp2,5 triliun pada 2017. Belanja modal akan dialokasikan untuk penambahan beberapa aset seperti tenancy, menara telekomunikasi, dan kolokasi.

Perseroan menargetkan menambah tenancy baru sebanyak 2.500 unit sepanjang tahun ini, yang akan ditempatkan di menara telekomunikasi dan kolokasi. Selain itu, perusahaan juga berencana membangun 1.250 menara telekomunikasi baru dan 1.250 kolokasi baru. Seluruh penambahan aset tersebut ditargetkan selesai pada 2017.

"Sampai 31 Maret 2016 saja, target ini sudah tercapai sebanyak 1.020, artinya dari total target kita sudah mencapai 40%," kata Direktur Tower Bersama Infrastructure Helmy Yusman, di Hotel Westin, Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Helmy menambahkan, nilai investasi setiap menara telekomunikasi berkisar Rp1,2 miliar hingga Rp1,5 miliar. Sumber dana belanja modal merupakan kombinasi dari beberapa pendanaan.

“Sumber dana kombinasi sebagian dari EBITDA perusahaan dan dari kas internal perusahaan. Bisa juga dari fasilitas pinjaman perbankan,” terangnya.

Dengan adanya penambahan aset maka Tower Bersama Infrastructure menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 5%-10%.

Hingga 31 Maret 2017, Tower Bersama Infrastructure memiliki 12.946 menara telekomunikasi yang disewakan kepada 21.506 penyewa. Jumlah ini meningkat lebih dari empat kali lipat dibanding dengan jumlah menara yang dimiliki perseroan pada 2010 yaitu sebanyak 3104.

"Pertumbuhan jumlah tower ini didukung oleh usaha perseroan untuk mengakuisisi tower milik perusahaan telekomunikasi yang sudah ada," pungkasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini