Image

Angkot Pakai AC, Tarif pun Bakal Naik

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 17 Mei 2017, 11:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 17 320 1692932 angkot-pakai-ac-tarif-pun-bakal-naik-ME8P94MgPK.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

BEKASI - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meluncurkan angkutan perkotaan (angkot) dengan fasilitas air conditioning (AC) di Kota Bekasi.

Angkot ber-AC ini merupakan proyek percontohan (pilot project) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub. Menurut Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto Iskandar, penyediaan fasilitas AC merupakan salah satu poin kenyamanan yang harus ada di angkutan umum.

Hal ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No 29 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek. Dengan demikian, pada 2018 seluruh angkutan umum (konvensional) di Indonesia sudah dilengkapi fasilitas AC. Kemenhub telah mengubah sebuah angkot K-02 jurusan Pekayon-Pondok Gede-Terminal Induk Kota Bekasi milik Haiva Rosi (47).

Toyota Kijang tersebut kini dibekali AC, gorden, DVD player, dan dan televisi layar datar ukuran 29 inci.

“Biaya modifikasi ini menghabiskan Rp15 juta dari kami,” kata Pudji di Plaza Pemkot Bekasi beberapa waktu lalu.

Angkot milik Rosi merupakan sebuah pilot project angkutan umum yang telah memenuhi unsur kenyamanan dan keselamatan. Meski begitu, Kemenhub tidak bisa mengakomodir keinginan pemilik angkot yang minta armadanya dibekali fasilitas AC.

“Ini contoh supaya pemilik angkot lainnya mau melengkapi kendaraannya dengan AC,” ucapnya.

Menurut Pudji, aturan ini sebenarnya telah dibuat sejak 2015 oleh Ignasius Jonan yang saat itu menjabat Menteri Perhubungan. Target Kemenhub seluruh angkot dibekali AC maksimal sampai 2018.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana berjanji mensosialisasikan angkot yang dilengkapi dengan fasilitas pendingin ruangan ini. “Kami berharap pada 2018 semua angkutan umum di Bekasi mempunyai fasilitas serupa, ini bagian pelayanan,” ujarnya.

Adanya AC di angkot membuat penumpang nyaman sehingga kendaraan pribadi yang biasa digunakan untuk aktivitas bisa ditinggalkan di rumah. Dengan begitu, kepadatan lalu lintas akibat penggunaan kendaraan pribadi dapat ditekan. Haiva Rosi mengaku akan menaikkan tarif angkot sebesar Rp1.000 per orang.

Selain itu, uang setoran sopir juga dinaikkan dari Rp150.000 menjadi Rp200.000. Sebelumnya jarak terdekat untuk tiap penumpang sebesar Rp3.000 dan jarak terjauh Rp6.000. Menurut dia, kenaikan tarif ini untuk mengakomodasi biaya penggunaan BBM akibat pengoperasian AC. Penggunaan aki mobil juga lebih tinggi karena kendaraan dibekali musik agar penumpang lebih nyaman.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini