Image

Dikeroyok Sentimen Negatif, IHSG Terjun ke 5.581

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Kamis 18 Mei 2017, 09:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 18 278 1693813 dikeroyok-banyak-sentimen-negatif-ihsg-terjun-ke-5-581-QrbVftPlut.jpg Ilustrasi IHSG. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sentimen dari pasar saham global dan Asia, ditambah ketidakpastian akan rating Indonesia yang akan dikeluarkan oleh S&P, membuat pasar saham Indonesia dibuka kembali tertekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 34 poin atau 0,61% ke 5.581.

IHSG dibuka dengan 2 saham menguat, 31 saham melemah dan 12 saham stagnan. Mengawali perdagangan, telah terjadi transaksi sebesar Rp33,9 miliar dari 9,69 juta lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 7 poin atau 0,83% ke 926, Jakarta Islamic Index (JII) turun 4,5 poin atau 0,63% ke 714, indeks IDX30 turun 4,5 poin atau 0,84% menjadi 505, dan indeks MNC36 turun 3,5 poin atau 1,1% ke 319.

Pelemahan terbesar terjadi di sektor perbankan, seiring dengan sentimen Perpu Pajak untuk mengintip data nasabah. Sektor keuangan tercatat turun hingga 1,25%, dan hanya sektor aneka industri yang mampu menguat.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp500 ke Rp15.300, saham PT Indofarma Tbk (INAF) naik Rp220 ke Rp3.390, dan saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) naik Rp200 ke Rp5.475.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp900 ke Rp69.200, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp100 ke Rp6.400, dan saham PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI) turun Rp100 ke Rp6.100.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini