Image

Buntuti Wall Street, Pasar Saham Asia Dibuka Melemah

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Kamis 18 Mei 2017, 09:55 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 05 18 278 1693848 buntuti-wall-street-pasar-saham-asia-dibuka-melemah-823aAKGHbj.jpg Ilustrasi indeks Asia. (Foto: Reuters)

TOKYO - Pasar saham Asia dibuka melemah, sejalan dengan sentimen negatif yang masih menyelimuti pergerakan pasar saham global. Selain itu, dolar Amerika Serikat (AS) juga tertekan, lantaran para investor khawatir pemangkasan pajak tidak berjalan sesuai harapan.

Indeks MSCI terbesar di Asia Pasifik berada di luar Jepang, turun 0,4%. Indeks Nikkei Jepang, N225, turun 1,2% dan pasar saham Australia turun 1,1%, serta indeks Kospi Korea Selatan turun 0,5%.

Ekuitas di Asia membuntuti Wall Street ketika Dow Jones dan indeks S&P 500 merosot sekira 1,8% dalam semalam. Indeks dolar terhadap sekeranjang mata uang utama turun 0,1% menjadi 97,498 bergerak tidak jauh dari level terendah enam bulanan di 99,333.

Mata uang dolar AS terpukul, karena imbal hasil US Treasury turun secara signifikan, karena adanya kekhawatiran akan pemangkasan pajak dan penguatan ekonomi akan terhambat. Hasil Treasury 10 tahun benchmark US10YT=RR berada di 2,23% setelah turun ke level terendah 2,20% terendah sejak 21 April.

Dengan imbal hasil US Treasury yang jatuh dan imbal hasil utang pemerintah Jerman mencapai titik terendahnya dalam lebih dari enam bulan terakhir, karena minggu yang penuh gejolak di Washington berbeda dengan stabilitas politik yang membaik di Eropa.

Di komoditas, harga minyak sedikit berubah setelah menetap di level tertinggi dua minggu, lantaran adanya laporan persediaan minyak mentah AS turun untuk enam minggu berturut-turut. Hal tersebut merupakan tanda positif bagi pasar menjelang pertemuan OPEC minggu depan. Produsen minyak utama diperkirakan akan memperpanjang pemangkasan produksi.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini