Image

Duh, Laba Perusahaan Barang Mewah Burberry Turun 21%

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Jum'at 19 Mei 2017, 00:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 05 18 278 1694464 duh-laba-perusahaan-barang-mewah-burberry-turun-21-2oHbDBgHqU.jpg Burberry. (Foto: Reuters)

LONDON - Produsen barang mewah asal Inggris, Burberry (BRBY.L) melaporkan penurunan pertumbuhan penjualan triwulan karena perdagangan yang sulit di Amerika Serikat (AS).

Burberry melaporkan penurunan laba sebelum pajak sebesar 21% menjadi 462 juta pound, terseret oleh permintaan grosir yang lemah di Amerika. Penurunan ini sekaligus menjadi beban berat bagi Marco Gobbetti yang baru menjabat sebagai CEO pada Juli 2016.

Saham rumah mode yang dibangun oleh perancang Christopher Bailey dan dikenal di seluruh dunia untuk mantel klasiknya, turun 6% setelah sebelumnya turun sebanyak 7,6%.

Produsen barang mewah ini sempat mendapat keuntungan dari penurunan nilai pound pada tahun lalu, sehingga menghasilkan keuntungan 10% karena selisih nilai tukar. Sayangnya, efek ini berbalik kali ini, dengan dampak buruk selisih kurs mencapai 30 juta pound atau sekira USD38,9 juta.

Analis memperkirakan perusahaan tersebut akan melaporkan laba sebelum pajak yang disesuaikan sebesar 460 juta pound. Mereka mengharapkan keuntungan sebelum pajak naik hingga 468 juta pound untuk tahun berjalan.

Burberry sempat mendapatkan keuntungan dengan langkah Inggris yang meninggalkan Uni Eropa pada tahun lalu. Pasalnya, Brexit telah membuat pound melemah dan menarik wisatawan ke London untuk membeli barang mewah termasuk tas DK88 baru yang harganya mencapai 9.500 poundsterling atau sekira USD12.210.

Sayangnya, penjualan Burberry hanya naik 2% pada kuartal I, sedikit di bawah perkiraan rata-rata analis sebesar 4%. Adapun penjualan kuartal sebelumnya mencapai 3% dan kontras dengan update bullish dari saingannya LVMH (LVMH.PA).

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini