Image

Cegah Monopoli Asosiasi Perumahan, Jadi PR Lembaga Pengawas Pengembang

Trio Hamdani, Jurnalis · Kamis 18 Mei 2017, 17:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 18 470 1694044 cegah-monopoli-asosiasi-perumahan-jadi-pr-lembaga-pengawas-pengembang-lMdkGuoU9h.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Keberadaan lembaga pengawas, pengaduan, dan bantuan hukum bagi konsumen di bidang properti dinilai perlu. Salah satunya untuk menghindari monopoli oleh asosiasi pengembang.

Misalnya, Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (lPW) Ali Tranghanda mencontohkan, jika sebuah pengembang dalam sebuah asosiasi melakukan wanprestasi (prestasi buruk) sulit untuk ditindak sebab dilindungi oleh kelompoknya.

"Nah kalau dia anggota Real Estate Indonesia (misalnya), kan pasti dia teman-temannya semua kan. Nah, artinya mesti ada wakil dari pemerintah, wakil dari masyarakat (membentuk lembaga). Jadi asosiasi nggak bisa memonopoli," katanya ketika dihubungi Okezone di Jakarta.

Kalau pun asosiasi dapat menindak pengembang yang melakukan wanprestasi, menurut Ali tetap ada kelemahan, yakni mereka hanya bisa menindak pengembang yang menjadi bagian dari asosiasi tersebut.

"Karena saat ini pun asosiasi tidak bisa terlibat kalau pengembangnya itu di luar anggota gitu kan. Kan ada REI, kalau tiba-tiba pengembang yang bermasalah itu di luar REI bisa nggak?," tuturnya.

Oleh karenanya, dia menilai penting keberadaan lembaga semacam itu guna membuat pengembang lebih profesional dalam bekerja. Apalagi saat ini rumah menjadi produk yang sangat dibutuhkan.

"Saya nggak tahu (lembaganya) bentuknya apa, (intinya) yang bisa memberi sanksi lah ke pengembang yang nakal," tambahnya. (tro)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini