Image

Jangan Sampai Terlewat, Konsumen Properti Butuh Sosialisasi Agar Haknya Terpenuhi

Trio Hamdani, Jurnalis · Jum'at 19 Mei 2017, 09:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 18 470 1694453 jangan-sampai-terlewat-konsumen-properti-butuh-sosialisasi-agar-haknya-terpenuhi-kCL855eKZg.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Keberadaan lembaga khusus yang melindungi hak konsumen di bidang jual beli rumah dinilai perlu. Salah satu perannya untuk melakukan edukasi konsumen agar tak menjadi korban kenakalan pengembang perumahan.

Sebab, dalam hal jual beli rumah konsumen terkadang dirugikan karena tidak memahami persoalan saat melakukan proses pembelian rumah. Seperti dicontohkan Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (lPW) Ali Tranghanda

"Ada pasal PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli) yang bilang kalau pengembang terlambat maka denda berapa persen. Nah, itu kan kadang-kadang konsumen nggak baca juga (perjanjiannya)," katanya ketika dihubungi Okezone di Jakarta.

Sehingga keberadaan lembaga yang menaungi konsumen properti, kata Ali tak hanya membantu konsumen memperoleh haknya namun juga memberikan pemahaman terhadap konsumen guna menghindari hal tak diinginkan.

"Jadi badan ini nggak hanya menindak yang pengembang nakal tapi sosialisasi juga ke konsumen memilih rumah begini loh, seperti ini loh, hati-hati loh gitu," lanjutnya.

Namun, keseriusan pemerintah akan hal ini menurutnya sangat penting karena bukan merupakan perkara yang mudah untuk diimplementasikan.

"Nah, itu kan ada sosialisasi juga dan itu butuh satu badan yang memang bisa ada dananya, dananya dari pemerintah dan itu kan cukup besar juga untuk sosialisasi segala macam," tukasnya. (tro)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini