Image

2018, Inflasi Dipatok Tidak Lebih dari 3,5%

Dedy Afrianto, Jurnalis · Jum'at 19 Mei 2017, 15:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 19 20 1695133 2018-inflasi-dipatok-tidak-lebih-dari-3-5-fp7zMNXilC.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

JAKARTA - Pemerintah masih akan terus berupaya untuk menekan inflasi. Hal ini dilakukan agar daya beli masyarakat dapat terus meningkat.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, pada 2018 pemerintah menargetkan inflasi berada pada kisaran 3,5% plus minus 1%. Target ini pun diharapkan dapat tercapai sehingga daya beli masyarakat dapat meningkat.

"Di tahun 2018, pemerintah akan berupaya menjaga inflasi pada rentang 3,5% plus minus 1%. Tingkat inflasi yang rendah tidak saja mendorong perekonomian domestik untuk menjadi lebih efisien dan berdaya saing, tetapi juga akan menjamin kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dan pada akhirnya akan memperbaiki tingkat kesejahteraannya," kata Sri Mulyani di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Rendahnya target inflasi ini juga diharapkan dapat berdampak pada meningkatkan konsumsi rumah tangga. Hal ini pun dapat menopang pertumbuhan ekonomi pada 2018.

"Dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inklusif, maka pertumbuhan konsumsi Rumah Tangga perlu terus dijaga. Untuk itu, pemerintah akan berupaya keras menjaga laju inflasi dalam negeri pada tingkat yang rendah untuk menjamin daya beli masyarakat," jelasnya.

Pada sisi lain, lanjutnya, dalam rangka pengendalian inflasi pemerintah juga berupaya menjaga keseimbangan antara sisi penawaran dan sisi permintaan. Untuk menjaga ketersediaan pasokan barang khususnya pangan, kapasitas produksi nasional pun harus terus ditingkatkan.

Selain itu, pemerintah tetap mengalokasikan subsidi pangan dan dana cadangan pangan yang digunakan untuk penyediaan pangan bagi masyarakat yang kurang mampu. Peran aktif pemerintah daerah juga diperlukan untuk menjaga laju inflasi di masing-masing wilayah.

"Pemerintah akan selalu berkoordinasi dengan Bank Indonesia selaku otoritas moneter untuk mendukung pengendalian inflasi," tutupnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini