Image

Begini Daftar Asumsi Makro 2018 yang Dibawa Sri Mulyani ke DPR

Dedy Afrianto, Jurnalis · Jum'at 19 Mei 2017, 15:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 19 20 1695158 begini-daftar-asumsi-makro-2018-yang-dibawa-sri-mulyani-ke-dpr-TyiWhZfetp.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menyampaikan Pengantar dan Keterangan Pemerintah atas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2018. Hal ini disampaikan hari ini dalam Sidang Paripurna DPR RI.

Dalam Sidang Paripurna ini, Sri Mulyani menyampaikan bahwa pemerintah secara bertahap telah menjalankan program pembangunan nasional seperti digariskan dalam nawacita. Di tengah kondisi perekonomian global yang penuh ketidakpastian, kinerja ekonomi Indonesia daIam beberapa tahun terakhir masih terjaga dan tumbuh dalam tingkat yang cukup baik.

"Tingkat kemiskinan dan pengangguran telah berhasil diturunkan. Namun demikian, beberapa tantangan sosial ekonomi masih perlu kita perhatikan," kata Sri Mulyani di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Pemerintah pun telah menetapkan kerangka makro untuk APBN 2018. Adapun asumsi yang disampaikan Sri Mulyani kepada DPR adalah sebagai berikut:

Berikut adalah asumsi makro pada RAPBN 2018:

1. Pertumbuhan ekonomi: 5,4%-6,1%

2. Inflasi: 3,5% plus minus 1%

3. Nilai Tukar Rupiah: Rp13.500-Rp13.800 per USD

4. Suku Bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan: 4,8%-5,6%

5. Asumsi Harga Minyak: USD45 - USD60 per barel

6. Lifting Minyak: 771-815 ribu barel per hari

7. Lifting Gas: 1.194-1.235 ribu barel setara minyak per hari.

"Seluruh gambaran ekonomi makro di atas menjadi dasar dalam penyusunan KEM-PPKF tahun 2018 yang digunakan dalam pembicaraan pendahuluan dalam rangka penyusunan RAPBN 2018," tutup Sri Mulyani.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini