Image

BREAKING NEWS: Akhirnya! Indonesia Dapat Investment Grade dari S&P

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Jum'at 19 Mei 2017, 15:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 05 19 20 1695179 akhirnya-indonesia-dapat-investment-grade-dari-s-p-Chti7bvrgu.jpg Ilustrasi Rating Utang. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Setelah menunggu cukup lama, akhirnya lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's menyematkan rating layak investasi alias investment grade kepada Indonesia. Hal ini seiring dengan stabilitas keuangan Indonesia yang terus terjaga

Dalam keterangan tertulis yang dikutip Okezone, Jumat (19/5/2017), S&P memandang pemerintah Indonesia telah mengambil langkah efektif untuk menstabilkan kondisi keuangan publik. Dengan demikian, S&P pun memperkirakan utang pemerintah secara umum akan stabil, mendekati tingkat terendah, sementara defisit anggaran berangsur-angsur mengalami penurunan.

"Oleh karena itu, kami meningkatkan peringkat kredit sovereign jangka panjang kami menjadi 'BBB-', Dari 'BB +'," tulis S&P.

"Kami juga menaikkan peringkat kredit sovereign jangka pendek, menjadi 'A-3' dari 'B'. Selain itu, kami meningkatkan Rating jangka panjang skala regional ASEAN ke 'axA-' dari 'axBBB +' dan menegaskan rating jangka pendek di 'axA-2'," tambah S&P dalam keterangannya.

Menurut S&P, fokus baru pemerintah dalam membuat anggaran lebih realistis dan telah menurunkan risiko defisit anggaran yang melebar secara signifikan, saat pendapatan pemerintah berada di bawah tartet.

Meski demikian, S&P memperingatkan jika rating utang bisa kembali turun jika kekuatan fiskal Indonesia dalam tiga sampai lima tahun ke depan memburuk dari proyeksi saat ini. Adapun indikasi tekanan pada rating, adalah defisit anggaran pemerintah yang mencapai 3% dari PDB dan tingkat utang yang mencapai 30%.

Akhirnya! Indonesia Dapat {Investment Grade} dari S&P

 

JAKARTA - Setelah menunggu cukup lama, akhirnya lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's menyematkan rating layak investasi alias investment grade kepada Indonesia. Hal ini seiring dengan stabilitas keuangan Indonesia yang terus terjaga

 

Dalam keterangan tertulis yang dikutip Okezone, Jumat (19/5/2017), S&P memandang pemerintah Indonesia telah mengambil langkah efektif untuk menstabilkan kondisi keuangan publik. Dengan demikian, S&P pun memperkirakan utang pemerintah secara umum akan stabil, mendekati tingkat terendah, sementara defisit anggaran berangsur-angsur mengalami penurunan.

 

"Oleh karena itu, kami meningkatkan peringkat kredit sovereign jangka panjang kami menjadi 'BBB-', Dari 'BB +'," tulis S&P.

 

"Kami juga menaikkan peringkat kredit sovereign jangka pendek, menjadi 'A-3' dari 'B'. Selain itu, kami meningkatkan Rating jangka panjang skala regional ASEAN ke 'axA-' dari 'axBBB +' dan menegaskan rating jangka pendek di 'axA-2'," tambah S&P dalam keterangannya.

 

Menurut S&P, fokus baru pemerintah dalam membuat anggaran lebih realistis dan telah menurunkan risiko defisit anggaran yang melebar secara signifikan, saat pendapatan pemerintah berada di bawah tartet.

 

Meski demikian, S&P memperingatkan jika rating utang bisa kembali turun jika kekuatan fiskal Indonesia dalam tiga sampai lima tahun ke depan memburuk dari proyeksi saat ini. Adapun indikasi tekanan pada rating, adalah defisit anggaran pemerintah yang mencapai 3% dari PDB dan tingkat utang yang mencapai 30%.

Akhirnya! Indonesia Dapat {Investment Grade} dari S&P

JAKARTA - Setelah menunggu cukup lama, akhirnya lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's menyematkan rating layak investasi alias investment grade kepada Indonesia. Hal ini seiring dengan stabilitas keuangan Indonesia yang terus terjaga

Dalam keterangan tertulis yang dikutip Okezone, Jumat (19/5/2017), S&P memandang pemerintah Indonesia telah mengambil langkah efektif untuk menstabilkan kondisi keuangan publik. Dengan demikian, S&P pun memperkirakan utang pemerintah secara umum akan stabil, mendekati tingkat terendah, sementara defisit anggaran berangsur-angsur mengalami penurunan.

"Oleh karena itu, kami meningkatkan peringkat kredit sovereign jangka panjang kami menjadi 'BBB-', Dari 'BB +'," tulis S&P.

"Kami juga menaikkan peringkat kredit sovereign jangka pendek, menjadi 'A-3' dari 'B'. Selain itu, kami meningkatkan Rating jangka panjang skala regional ASEAN ke 'axA-' dari 'axBBB +' dan menegaskan rating jangka pendek di 'axA-2'," tambah S&P dalam keterangannya.

Menurut S&P, fokus baru pemerintah dalam membuat anggaran lebih realistis dan telah menurunkan risiko defisit anggaran yang melebar secara signifikan, saat pendapatan pemerintah berada di bawah tartet.

Meski demikian, S&P memperingatkan jika rating utang bisa kembali turun jika kekuatan fiskal Indonesia dalam tiga sampai lima tahun ke depan memburuk dari proyeksi saat ini. Adapun indikasi tekanan pada rating, adalah defisit anggaran pemerintah yang mencapai 3% dari PDB dan tingkat utang yang mencapai 30%.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini