Image

Investment Grade Buat IHSG Cetak Rekor, BEI: Investor Tambah Yakin ke RI

Ulfa Arieza, Jurnalis · Jum'at 19 Mei 2017, 17:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 05 19 20 1695340 investment-grade-buat-ihsg-cetak-rekor-bei-investor-tambah-yakin-ke-ri-woufaYX9IT.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatat rekor sepanjang sejarah pada perdagangan hari ini. Tercatat, IHSG menyentuh level 5.820 meskipun akhirnya ditutup ke level 5,791.88 menguat 146.43 poin atau 2,59%.

Meroketnya IHSG tak terlepas dari pemberian rating layak investasi alias investment grade kepada Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat mengatakan, rating dari S&P telah lama ditunggu oleh investor. Sehingga dengan penyematan rating ini, maka investor langsung merespons secara positif.

Tidak hanya itu, kepercayaan investor terhadap iklim investasi Indonesia semakin meningkat, lantaran S&P sebagai lembaga pemeringkat satu-satunya yang belum menyematkan peringkat layak investasi, akhirnya memberikan peringkat tersebut kepada Indonesia.

“Memang rilis S&P hari ini sudah ditunggu oleh investor. Dampaknya sangat signifikan terhadap confident investor terhadap iklim investasi di Indonesia,” ujarnya saat dihubungi Okezone.

Dengan adanya penyematan rating dari S&P, sekaligus menghapus keraguan investor asing terhadap investasi Indonesia, akibat tertahannya rating layak investasi dari S&P. Dengan kata lain, seluruh lembaga pemeringkat, baik Fitch Ratings, Moody's Investors Service (Moody's) dan kini Standard & Poor's (S&P) telah mengakui kelayakan investasi di Indonesia.

“Selama ini tertahannya sebagian inisiatif foreign institusi investor akibat Indonesia belum.masuk dalam investment grade,” tambahnya.

Seperti yang diketahui, setelah menunggu cukup lama, akhirnya lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's menyematkan rating layak investasi alias investment grade kepada Indonesia. Hal ini seiring dengan stabilitas keuangan Indonesia yang terus terjaga.

Dalam keterangan tertulis yang dikutip Okezone, Jumat (19/5/2017), S&P memandang pemerintah Indonesia telah mengambil langkah efektif untuk menstabilkan kondisi keuangan publik. Dengan demikian, S&P pun memperkirakan utang pemerintah secara umum akan stabil, mendekati tingkat terendah, sementara defisit anggaran berangsur-angsur mengalami penurunan.

"Oleh karena itu, kami meningkatkan peringkat kredit sovereign jangka panjang kami menjadi 'BBB-', dari 'BB +'," tulis S&P.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini