Image

S&P Nilai Menteri Ekonomi Masih Kompeten meski Ada 'Pesanan' Partai

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Jum'at 19 Mei 2017, 17:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 19 20 1695371 s-p-nilai-menteri-ekonomi-masih-kompeten-meski-ada-pesanan-partai-fkLEohEFjh.jpg Standart and Poor's. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Lembaga pemeringkat internasional Standart and Poor's (S&P) telah akhirnya menyematkan peringkat layak investasi alias investment grade kepada Indonesia. Hal ini seiring dengan perbaikan makro ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

S&P mengatakan stabilnya rasio utang pemerintah selama beberapa tahun ini, mencerminkan proyeksi fiskal yang relatif stabil. Dalam beberapa tahun terakhir, utang pemerintah secara umum telah meningkat secara signifikan lebih dari besarnya defisit anggaran.

Selain itu, S&P mengatakan stabilnya rupiah yang membuat defisit lebih stabil dan tetap berada di bawah 2,5%. Meski demikian, tidak hanya kestabilan makro ekonomi saja yang membuat S&P akhirnya memberikan peringkat layak investasi, namun juga karena kondisi geopolitik Indonesia yang mulai stabil.

"Institusi politik dan para pembuat kebijakan di Indonesia pada umumnya sudah lebih stabil dan bebas dari legitimasi mereka," tulis S&P dalam keterangannya.

Menurut S&P, para pembuat kebijakan ekonomi telah mengeluarkan kebijakan yang lebih mudah diprediksi oleh pasar baru-baru. Selain itu, pemerintah juga telah membangun koalisi politik dengan mayoritas parlemen.

"Meskipun pemerintah Indonesia terdiri dari sejumlah besar partai politik, namun partai tersebut telah menunjuk individu yang pada umumnya dipandang kompeten pada posisi menteri ekonomi utama," jelas S&P.

Sekadar informasi, S&P telah menaikkan peringkat kredit sovereign jangka pendek, menjadi 'A-3' dari 'B'. Selain itu, S&P juga meningkatkan Rating jangka panjang skala regional ASEAN ke 'axA-' dari 'axBBB +' dan menegaskan rating jangka pendek di 'axA-2'.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini