Image

Tunggu PMK, Ditjen Pajak Masih Belum Bisa Akses Data Nasabah Perbankan

Dedy Afrianto, Jurnalis · Jum'at 19 Mei 2017, 21:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 19 20 1695619 tunggu-pmk-ditjen-pajak-masih-belum-bisa-akses-data-nasabah-perbankan-qBsON1rRoY.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan telah diizinkan untuk mengakses data nasabah perbankan. Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan.

Namun, menurut Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi, aturan tersebut hingga saat ini masih belum dapat diterapkan. Pasalnya, masih dibutuhkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) untuk mengatur secara lebih rinci.

"Belum, belum ada PMK. Tunggu PMK. PMK kan masih dibahas," kata Ken di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Menurut Ken, pemerintah tak bermaksud mengincar pihak tertentu dengan adanya aturan ini. Artinya, aturan ini murni diterbitkan dalam rangka persiapan Indonesia menghadapi keterbukaan informasi perpajakan.

"Enggak ada yang diincar, ini sudah lama, memenuhi ketentuan yang 2012 sudah diratifikasi. (Untuk pelapor pelanggaran) semuanya boleh mengadu, yang penting ada datanya," jelasnya.

Namun, Ditjen Pajak nantinya akan memanfatkan data ini apabila terdapat indikasi kecurangan. Termasuk dari wajib pajak yang belum ikut serta dalam program tax amnesty.

"Jadi yang menunjukkan perbedaannya datanya komplit atau enggak, itu aja. Periksa harus ada data, masa pemeriksaan ujuk-ujuk, pemeriksaan tetap self assessment," tutupnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini