Image

S&P Beri Investment Grade, IHSG Cetak Rekor ke 5.820

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 19 Mei 2017, 16:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 19 278 1695231 s-p-beri-investment-grade-ihsg-cetak-rekor-ke-5-820-x9iZtpCBlM.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat rekor sepanjang sejarah pada penutupan perdagangan hari ini. Tercatat, IHSG menguat 174,79 poin atau 3,09% ke level 5.820.

Meroketnya IHSG tak terlepas dari pemberian rating layak investasi alias investment grade kepada Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P).

IHSG mencatat 230 saham menguat, 98 saham melemah dan 113 saham stagnan. Pada penutupan sore ini telah terjadi transaksi sebesar Rp8 triliun dari 8,6 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 36 poin atau 3,9% ke 978, Jakarta Islamic Index (JII) naik 22 poin atau 3,1% ke 742, indeks IDX30 naik 16 poin atau 3,1% ke 530 dan indeks MNC36 menguat 10 poin atau 3,2% ke 335.

Hampir semua sektor menguat dengan sektor keuangan menjadi motor penggerak indeks dengan kenaikan 3,4%, disusul oleh sektor properti sebesar 2,8%.

Seperti yang diketahaui, setelah menunggu cukup lama, akhirnya lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's menyematkan rating layak investasi alias investment grade kepada Indonesia. Hal ini seiring dengan stabilitas keuangan Indonesia yang terus terjaga

Dalam keterangan tertulis yang dikutip Okezone, Jumat (19/5/2017), S&P memandang pemerintah Indonesia telah mengambil langkah efektif untuk menstabilkan kondisi keuangan publik. Dengan demikian, S&P pun memperkirakan utang pemerintah secara umum akan stabil, mendekati tingkat terendah, sementara defisit anggaran berangsur-angsur mengalami penurunan.

"Oleh karena itu, kami meningkatkan peringkat kredit sovereign jangka panjang kami menjadi 'BBB-', Dari 'BB +'," tulis S&P.

"Kami juga menaikkan peringkat kredit sovereign jangka pendek, menjadi 'A-3' dari 'B'. Selain itu, kami meningkatkan Rating jangka panjang skala regional ASEAN ke 'axA-' dari 'axBBB +' dan menegaskan rating jangka pendek di 'axA-2'," tambah S&P dalam keterangannya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini